Jelang UNBK, Pastikan Kesiapan Siswa Lewat Simulasi

37
Simulasi UNBK di SMA PGRI Palembang.

Palembang, BP–Kendatipun pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk tingkat SMA akan dilaksanakan secara nasional pada awal Apri 2020 mendatang. Namun beberapa sekolah di Kota Palembang mulai terlihat sibuk melakukan simulasi.

Satu diantaranya, adalah Sekolah Menengah Atas PGRI 1 Palembang yang beralamat di Jalan PDAM, Bukit Lama, Ilir Barat I Palembang, menjelang pelaksanaan UNBK nanti, sejauh ini sudah mempersiapkan segala sesuatu dengan cara melakukan simulasi UNBK.

“Ini merupakan sebuah upaya untuk memaksimalkan kesiapan para siswa untuk mengikuti UNBK. Pasalnya, sejak tiga tahun terakhir Kementerian Pendidikan Kebudayaan (Mendikbud) RI sudah menghimbau agar semua sekolah merubah pelaksanaan Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) menjadi UNBK,” ungkap Kepala SMA PGRI 1 Palembang Zulkarnain, Rabu (13/11).

.
Dikatakannya, simulasi UNBK dilakukan oleh seluruh siswa kelas XII terdiri dari dua rombongan belajar (rombel). Simulasi hari pertama yaitu,Bahasa inggris dan hari kedua ada dua mata pelajaran pilihan dibagi dua jurusan yaitu, jurusan IPA (biologi) dan IPS (geografi).

Baca Juga:  Jabatan Bupati Empat Lawang Berakhir di 18 September 

“Untuk pelaksanaan simulasi tersebut, kami menyiapkan sebanyak 48 unit computer yang terdiri dari 44 PC dan ditambah dengan leptop 4 buah telah memadahi dalam pelaksanaan UNBK,” ujarnya.

“Dalam pelaksanaan UNBK yang telah dilaksanakan selama tiga tahun, kami tidak memiliki kendala, karena untuk memastikan keberadaan sarana seperti perangkat computer/ lapto apakah layak atau tidak serta untuk memantapkan siswa setiap tahun kami melaksanakan simulasi agar supaya pas waktu pelaksanaan tidak ada kendala,” tutur Zulkarnain.

Ditambahkannya, pelaksanaan simulasi ini tak lain untuk mengukur sejauh mana kemampuan siswa saat mengikuti UNBK yang bakal di gelar bulan April 2020 mendatang, menurutnya simulasi ini juga untuk melihat apakah siswa sudah benar-benar tau system pelaksanaan, agar supaya nantinya mereka terkendala pas waktu hari H-nya,” tegas Zulkarnain.

Baca Juga:  Bulan Solidaritas Palestina Kembali Digelar, FAI Apresiasi AWG

Mengenai sarana-dan prasarana untuk pelaksanaan UNBK, Zulkarnain mengatakan, pihaknya baru-baru ini telah mendapatkan bantuan dari kemendikbud RI sebanyak 21 unit , sebelumnya kami kami hanya memiliki 28 unit.

“Jadi sekarang jumlah komputer yang kita miliki 44 unit yang akan digunakan oleh siswa untuk pelaksanaan UNBK, Untuk tahun ini siswa yang mengikuti UNBK sebanyak lebih kurang 80 orang, dan saat pelaksanaan UNBK mereka akan dibagi menjadi dua sesi, untuk sesi pertama 43 siswa dan sisanya untuk sesi kedua,” jelasnya.

Ditambahkannya, untuk sub rayon 12, Tahun ini sekolah kita merupakan baru yang pertama kali melaksanakan UNBK secara mandiri, karena ada delapan sekolah yang merayon di subrayon 12 hanya sekolah kita yang baru pertama kali.

Baca Juga:  Perlunya Prinsip‐Prinsip yang Disepakati  di Penyusunan Norma Pengembangan Kebijakan Digital di Era Metaverse

“Kita berharap adanya simulasi agar anak tak gagap lagi. Di samping itu, setiap anak juga dapat belajar dengan soal-soal yang ada, meskipun bukan soal aslinya. Minimal anak-anak tahu gambaran dari soal yang akan di UNBK,” tukasnya.

Sementara itu, Nurindah Sari Kelas XII IPA 1 Siswi SMA PGRI Palembang mengatakan, dirinya sangat senang diadakannya simulasi ini, selain memberikan bayangan bagaimana nanti pelaksanaan UNBK, kita juga bisa tau tehnisnya sehingga menjadi gambaran buat kita untuk pelaksanaan UNBK yang bakal di gelar bulan April mendatang,” ujarnya.

“Semoga nantinya kita tak canggung lagi bahkan tidak gaptek untuk menggunakan computer pada saat UNBK yang sebenarnya,” pungkasnya. #sug

Komentar Anda
Loading...