Agung Gagal Loncat dari Jembatan Ampera

Agung saat diamankan warga saat akan meloncat dari Jembatan Ampera, Sabtu (3/8).
Palembang, BP
Lalulintas di Jembatan Ampera dibuat macet oleh aksi percobaan lompat dari jembatan Ampera. Diduga pria yang belakangan diketahui bernama Agung itu hendak bunuh diri,
Peristiwa ini sempat membuat heboh dan memacetkan arus lalulintas di Jembatan Ampera.
Berdasarkan pantauan dilapangan, peristiwa terjadi, Sabtu (3/8) sekitar pukul 8.30. Dimana seorang pria tersebut ingin melompat ke sungai musi diduga ingin mengakhiri hidupnya.
Namun, belumlah sempat meloncat, pria itu didatangi keluarga dan petugas Kepolisian. Sehingga aksinya tergagalkan.
Akibat percobaan bunuh diri tersebut, banyak pengendara yang berhenti di jembatan hanya karena ingin menyaksikan percobaan bunuh diri itu.
Saat ini, pria tersebut bersama keluarganya telah dibawa petugas ke Mapolresta Palembang guna untuk dilakukan pemeriksaan.
Sementara dari pihak keluarga saat diwawancarai enggan membeberkan apa penyebab pria itu nekat ingin mengakhiri hidupnya dengan cara yang kurang wajar itu.
Anggota Satlantas Polresta Palembang Aiptu Rusman yang mengamankan aksi lelaki tersebut mengungkapkan, dirinya yang bertugas di Pos Air Mancur Palembang mendapat laporan dari masyarakat ada seorang lelaki yang coba bunuh diri dengan cara terjun dari atas Jembatan Ampera.
“Setelah dia ditenangkan, saya bawa ke pos lantas untuk kembali ditenangkan. Saya tanya namanya, dia mengatakan namanya Agung,” kata Rusman.
Setelah ditenangkan, Agung dinasehati atas tindakan yang akan dilakukannya. Namun, Agung tidak menjawab ketika ditanya alasannya akan melakukan bunuh diri.
Selang beberapa lama, ternyata ibu dari Agung datang.
Dari ibunya itulah, diketahui niat Agung akan bunuh diri karena masalah rumah tangga. Karena tak kuat mengahadapi masalah rumah tangga, membuat Agung berniat untuk mengakhiri hidupnya.
“Kata ibunya, istrinya sedang hamil muda. Ayahnya sedang sakit, mungkin karena ada masalah yang berat membuatnya mencoba bunuh diri,” katanya.
Namun, menurut Rustam setelah diberikan nasihat akhirnya Agung mengerti bila bunuh diri tidak menyelesaikan masalah.
“Setelah pulang, Agung sempat datang lagi ke pos air mancur. Ia mengucapkan terima kasih kepada saya, terlebih atas nasehat yang saya berikan,” katanya.
Sedangkan Kasat Lantas Polresta Palembang Kompol Arief Harsono mengatakan, memang ada aksi seorang warga berjenis kelamin laki-laki berupaya akan bunuh diri dari atas Jembatan Ampera.
“Saat kejadian, membuat kondisi lalu lintas jadi macet. Sehingga diambil tindakan, ada anggota yang menenangkan warga yang akan bunuh diri dan ada anggota yang mengatur lalu lintas,” katanya.
Lanjut Arief, warga yang akan melakukan bunuh diri sudah dinasehati anggota.
Setelah ia tenang dan menerima nasehat yang diberikan anggota, lelaki tersebut pulang.
“Kondisinya sehat dan tidak mengalami luka,” katanya.#osk