Dari Atlet Hijrah Hingga Minim Anggara, KONI Palembang Tetap Pertahankan Juara Umum Porprov

25
(Suasana Rapat Kordinasi KONI Kota Palembang dipimpin oleh Ketua Umum KONI Palembang Ir Suparman Romans di Gedung Parameswara)
Palembang, BP
Tantangan Komita Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Palembang tampaknya begitu berat dalam membidik tahta juara umum Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) pada November 2019 mendatang.
Pasalnya, tantangan Palembang bukan hanya soal banyaknya atlet hijrah membela daerah lain tapi juga soal anggaran yang jauh dari standar.
Pihak DPRD Kota Palembang pun mengakui bahwa dana Rp5 miliar sangat jauh ketimbang dana anggaran yang dikucurkan Muba dengan Rp12,5 miliar pada Porprov yang akan datang di Kota Nanas.
Demikian mengemuka pada Rapat Kordinasi KONI Palembang di Gedung Parameswara Pemerintah Kota Palembang yang dihadiri Kadispora Palembang Ahmad Zazuli, Ketua DPRD Palembang Darmawan, dan seluruh Pengurus Cabang olahraga, Kamis (25/8).
Kendati demikian, Palembang tetap membidik 100 medali emas Palembang menargetkan  juara umum 11 kali setelah sebelumnya telah mencatat 10 kali juara umum.
(wawancara)
Demikian dikatakan Ketua Umum KONI Palembang Ir Suparman Romans disela-sela Rapat Kordinasi KONI Palembang di Gedung Parameswara Pemerintah Kota Palembang, Kamis 25 Juli 2019.
“Target kita juara umum menjadi harga mati di Porprov November nanti. Kita harus rebut 100 medali emas dari 30 cabang olahraga,” ujar Suparman.
Dia menambahkan, persiapan saat ini, sambung Suparman sudah dalam tahap seleksi di setiap cabor. Tak ada kendala pada persiapan ini hanya saja saat ini terkendala masalah anggaran karena anggaran selalu defisit yang membuat pihaknya harus gali lubang tutup lubang. Saat ini anggaran yang setujui Rp5 Miliar sementara yang dibutuhkan Rp8 Miliar.
“Senin nanti kita usulkan di APBD perubahan dan APBD Induk,” ujarnya.
Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Palembang Ahmad Zazuli menambahkan bahwa Dispora Sumsel menganggarkan Rp 5 Miliar untuk bonus, persiapan dan segala kebutuhan atlet.
“Maksimal kalau untuk medali emas itu Rp30 juta,” katanya.
Zazuli menerangkan bahwa bonus atlet ini dirasa perlu digelontorkan untuk atlet yang meraih medali. Diharapkan ini menjadi motivasi atlet untuk meraih prestasi membawa nama kota Palembang.
“Ya kita berharap kita bisa mempertahankan juara umum di Porprov 2017 kemarin. Mudah-mudahan bonus yang akan kita siapkan ini bisa menjadi motivasi bagi para atlet,” ujarnya.
Seperti diketahui kota Palembang pada Porprov 2017 memperoleh medali total  99 medali emas, 88 medali perak dan 96 medali perunggu. Sementara Muba hanya selisih 8 medali emas dari kota Palembang di Porprov 2017. Pada tabel klasemen medali akhir Porprov Sumsel 2017, Muba raih medali emas 91, perak 76 dan perunggu 78. Sementara
Banyuasin pada peringkat ketiga hanya koleksi 30 medali emas, 34 medali perak serta 45 medali perunggu. Kemudian Muara Enim pada posisi empat torehkan 30 medali emas, 17 medali perak dan 30 medali perunggu. Sedangkan Musi Rawas pada posisi kelima koleksi  27 medali emas, 26 medali perak serta 32 medali perunggu. #sug
Baca Juga:  Akhirnya Balap Sepeda Tambah Perolehan Medali Emas Kontingen Kabupaten PALI
Komentar Anda
Loading...