Bentrok Rebutan Lahan di Mesuji, Lampung, 3 Warga OKI Tewas

39
Salah satu jenazah korban bentrokan warga OKI dikirimkan dari Puskesmas.

Kayuagung, BP–Bentrok warga akibat permasalahan perebutan lahan kembali terjadi di Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung. Kali ini, kelompok warga Mekar Jaya Abadi Mesuji Lampung terlibat bentrok dengan kelompok warga Desa Pematang Panggang, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Rabu (17/7) sekira pukul 14.00 WIB.

Enam orang dari pihak kelompok massa Mekar Jaya Abadi juga sekarat akibat mengalami luka yang cukup serius.

Sejauh informasi yang berhasil dihimpun, akibat bentrok yang terjadi di Register 45 Desa Mekar Jaya Abadi tersebut, tiga orang warga dari Desa Pematang Panggang, Mesuji, OKI tewas akibat luka bacokan senjata tajam. Ketiga korban yang sudah berada di Puskesmas Simpang Pematang Lampung tersebut, yakni Abdul Roni, Rowi dan Dali.

Baca Juga:  Kena Hipnotis, Thomas Sadar Setelah Motor Hilang

Selain itu, sedikitnya enam orang dari pihak kelompok massa Mekar Jaya Abadi juga sekarat akibat mengalami luka yang cukup serius akibat bacokan senjata tajam, dan luka memar akibat pukulan benda tumpul. Mereka adalah Yudi, Jono, Budi, Haryono, Rahmat dan Ipul. Saat ini para korban menjalani perawatan medis di Klinik Asa Medika Simpang Pematang, Mesuji Lampung.

Baca Juga:  Beras di Gudang Bulog  OKI Kosong

Kapolsek Mesuji OKI, AKP Dharmanson SH didampingi Kanit Intelkam, Aipda Azhari Dinata ketika dikonfirmasi membenarkan adanya warga Pematang Panggang Mesuji OKI yang menjadi korban bentrok di Lampung tersebut.

“Informasi sementara ada tiga warga Pematang Panggang yang menjadi korban. Dua diantaranya sudah kita bawa ke rumah duka, yakni korban Abdul Roni dan Rowi, mereka bersaudara kandung. Sedangkan korban Dali masih dalam perjalanan menuju rumah duka,” ungkap Darmanson.

Baca Juga:  Bawa Shabu dan Sajam di Celana, Junaidi Ditangkap

Menurutnya, saat ini pihaknya masih berada di rumah duka sembari memberikan pemahaman dan berharap kepada pihak keluarga serta warga Pematang Panggang untuk tidak melakukan serangan balasan. “Kita mengantisipasi agar tidak ada serangan balasan. Mudah-mudahan situasi terus kondusif,” pungkasnya.#ros

Komentar Anda
Loading...