Dodi Reza Alex Bersilaturahmi Dengan Gubernur Herman Deru

Momen perayaan Idul Fitri 1440 H menjadi momen untuk lebih mempererat tali silaturahmi. Bupati Musi Banyuasin (Muba) H Dodi Reza Alex Noerdin, Wakil Bupati Muba Beni Hernedi, Sekretaris Daerah Apriyadi lengkap bersama istri, Kamis (6/6) memboyong kepala perangkat daerah beserta Forkopimda di Muba silaturahmi ke Gubernur Sumsel di Palembang.
Palembang, BP
Momen perayaan Idul Fitri 1440 H menjadi momen untuk lebih mempererat tali silaturahmi. Bupati Musi Banyuasin (Muba) H Dodi Reza Alex Noerdin, Wakil Bupati Muba Beni Hernedi, Sekretaris Daerah Apriyadi lengkap bersama istri, Kamis (6/6) memboyong kepala perangkat daerah beserta Forkopimda di Muba silaturahmi ke Gubernur Sumsel di Palembang.
Meski sempat bersaing saat pemilihan Gubernur pada 2018 lalu, H Dodi Reza menyempatkan diri bersilaturahmi dengan Gubernur Sumsel Herman Deru ini menunjukkan kedewasaan politik Dodi Reza Alex.
Padahal, sebelumnya Gubernur Herman Deru selama H Alex Noerdin menjabat dua periode Gubernur Sumsel tidak pernah menginjakkan kakinya untuk bersilahturahmi di saat hari raya Idul Fitri dan Idul Adha di Griya Agung, bahkan di acara kedinasan yang melibatkan bupati dan walikota se-Sumsel.
Kunjungan silaturahmi Bupati Muba Dodi Reza beserta jajaran dalam rangkaian Idul Fitri 1440 H tersebut diantaranya mengunjungi kediaman dinas Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adi Negara, kediaman dinas Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Drs Deni Gapril SH.
Kemudian, kediaman dinas Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Irwan SIP MHum, dan kediaman dinas Ketua DPRD Sumsel MA Gantada SH MHum.
“Puasa dan zakat telah menyucikan jiwa kita, dan rangkaian Idul Fitri ini akan menyempurnakan ibadah kita dengan jalinan silaturrahim dan perkuat ukhuwah,” kata H Dodi Reza.
Ia mengatakan, Muba selama ini sangat mengedepankan untuk menjaga tali silaturahmi terlebih Muba sangat konsisten dan komitmen menjawa wilayah yang zero konflik.
“Insya Allah momentum perayaan Idul Fitri 1440 H ini aakan lebih mempererat tali silaturahmi untuk menjadikan Muba lebih baik lagi ke depan,” katanya.
Dikatakan Bupati Muba, sebagai wujud tekad Pemkab muba dalam membangun umat berbasis agama yakni telah mencanangkan program Muba mengaji dan menargetkan seluruh masyarakat Kabupaten Muba bebas buta huruf Al-Qur’an.
“Selain itu, Pemkab Muba dan DPRD Kabupaten Muba punya dua prestasi besar sebagai wujud dari tekad “Membangun Umat Berbasis Agama” yaitu dengan menerbitkan 2 Perda yang pro umat, yaitu Perda Nomor 2 Tahun 2018 Pembatasan Pesta Rakyat t3lah diterapkan sejak September 2018, dan Perda No 1 Tahun 2019 tentang Pengaturan Zakat bagi ASN di Muba dan Alhamdullilah Mei 2019 yang lalu Perda Zakat mulai berlaku untuk warga Muba,” katanya.#osk