Latihan Jalak Sakti 2019, Lanud SMH Palembang Siap Mendukung

140
BP/DUDY OSKANDAR
Danwing 7 Kolonel Pnb Radar Soeharsono salam komando bersama Komandan Lanud Sri Mulyono Herlambang kol Pnb Heri Sutrisno, S.IP, M.Si di lapangan Lanud SMH Palembang, Rabu (1/5).

Palembang, BP

HINGGA kini , semua alutsista pesawat jajaran Koops AU  I yang dilibatkan pada latihan Jalak Sakti 2019 telah tiba di pangkalan aju masing-masing.
Alutsista pesawat yang telah tergelar tersebut adalah pesawat F-16 dari Skadron Udara 16, pesawat Hawk 100/200 Skadron Udara 12 kemudian pesawat helikopter EC-725 Caracal dari Skadron Udara 8, helikopter Super Puma Skadron Udara 6 dengan pangkalan ajunya di Pangkalan Angkatan Udara (Lanud) H. AS Hanandjoedin (Ash), Bangka Belitung (Babel).
Sementara untuk jenis pesawat angkut Hercules C-130 dan pesawat CN-295 untuk pangkalan ajunya tetap di Lanud Halim Perdanakusuma

Sedangkan untuk Skadron Udara 1 tetap dengan pangkalan ajunya di Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) , Palembang

Selain itu seluruh pesawat akan melaksanakan gladi manuver lapangan di lokasi latihan yaitu di Air Weapon Range (AWR) Buding, Lanud Ash.

Latihan Jalak Sakti 2019 sendiri merupakan latihan antar satuan jajaran Koopsau I, pada tahun 2019 ini akan dilaksanakan bersamaan dengan latihan Hardha Marutha, Wing I Paskhas dan latihan Gwa Wijaya, Satbravo 90 Paskhas.

Baca Juga:  Golkar Palembang Bulat Dukung Dodi Reza Alex Untuk Cagub Sumsel dan M Hidayat Untuk Cawako Palembang

Danwing 7 Kolonel Pnb Radar Soeharsono mengatakan, kalau kegiatan latihan antar satuan Jalak Sakti yang digabung dengan latihan Paskhas yaitu Harda Maruta merupakan latihan tingkat kotama yang menurut skenario latihan wilayah sektor barat ini khususnya Komando Operasi Angkatan Udara I atau Koops AU I mengalami suatu ancaman .

“ Sehingga kita dari masing-masing kekuatan Koops AU I di Lanud Sri Mulyono Herlambang ini untuk bisa mengantisipasi atau menindak bahkan akan runut kembali sasaran yang dikuasai musuh sehingga beberapa unsur tempur seluruh jajaran wilayaj Koops AU I semua tergelar di Lanud Sri Mulyono Herlambang,” katanya ditemui di Lanud SMH Palembang, Rabu (1/5).
Alustista yang tergelar di Lanud Sri Mulyono Herlambang menurutnya terdiri dari empat pesawat F16 , Empat pesawat Hawk dari Skuadron I Pontianak, Empat Pesawat Hawk dari Skuadron 12 Pontianak.

Baca Juga:  TNI Bagian Penting Dalam Penanganan Karhutla dan Covid-19

“ Kita akan merebut kembali sasaran yang telah di kuasai musuh, dan babakan di mainkan di daerah sasaran latihan di Tanjung Pandan Area,” katanya.

Kegiatan Jalak Sakti ini dimulai mulai tanggal 29 April 2019 dengan melaksanakan beberapa rekognice dengan memantau wilayah-wilayah yang menjadi potensi khususnya selat karimata masuk jalur alki.

“ Kita mengamankan, melaksanakan Combat Air Patrol diyakinkan kalau ancaman dari udara tidak ada , lalu kita menyusup kewilayah Tanjung Pandan, kita melaksanakan Amreke dan pada hari H nanti , besok, Kamis (2/5) pukul 09.00 kita akan melakukan pengeboman karena memang ada sedikit karakteristik angkatan udara adalah kita harus ontime , artinya kita membuat skenario dengan melaunch bom dengan weapon on target on time sehingga babakan lainnya secara simultan baik penyerangan kemudian perebutan pangkalan , dan rangkaian kegiatan lain dilakukan dengan penerjunan dan lain-lain,” katanya.

Baca Juga:  TK Angkasa Lanud SMH Adu Kreatifitas Lomba Mewarnai Kedirgantaraan

Sedangkan Komandan Lanud Sri Mulyono Herlambang kol Pnb Heri Sutrisno, S.IP, M.Si memastikan kalau Lanud SMH   Palembang siap mendukung kegiatan Jalak Sakti dimana sebelum kegiatan Jalak Sakti  pihaknya sudah siap untuk mendukung kegiatan operasi baik di minta maupun tidak .

“Jadi semua unsur-unsur Lanud SMH sudah siap untuk melaksanakan kegiatan ini ,” katanya.

Dan rencananya setelah kegiatan Jalak Sakti dimana Kamis (2/5) pihaknya akan memperkenalkan kepada masyarakat sebuah  kegiatan yang masuk dalam bentuk static show.

“ Kami sudah lapor dengan komando atas dan sudah disetujui untuk kita bersama nanti menggelar pameran alutsista juga akan diikuti teman dari Angkatan Darat, Angkatan Laut , kemudian ada Basarnas kemudian dari polisi juga untuk masyarakat,” katanya.#osk

Komentar Anda
Loading...