H Alex Noerdin dan Lury Elza Alex Melenggang Ke Senayan

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Publik Independen (L K P I) Arianto.
Palembang, BP–Partai Gerindra, Golkar, Nasdem, dan PDI-P bersaing untuk mendapatkan dua kursi di DPR RI Dapil 1 dan Dapil 2 Sumatera Selatan pada pemilu legislatif yang telah digelar 17 April 2019 lalu. Keempat partai ini memiliki potensi yang sangat besar dan bersaing untuk menempatkan kader-kadernya duduk di senayan mendatang.
“Dari survei cepat (quick survey) yang kami laksanakan dua hari menjelang hari pencoblosan yakni tanggal 15 April 2019 dan hitung cepat (quick count) internal yang juga kami laksanakan pada hari pencoblosan, perebutan dua kursi di Dapil 1 DPR RI Sumatera Selatan adalah partai Gerindra, Golkar, dan Nasdem. Sedangkan untuk dapil 2 DPR RI Sumatera Selatan adalah partai Golkar, PDI-P, Nasdem dan Gerindra. Potensi untuk mendapatkan dua kursi dari partai-partai tersebut bersaing ketat dari data yang kami dapatkan,” kata Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Publik Independen (L K P I), Arianto ketika ditemui media di kantornya, Minggu (27/4).
Menurut lembaga survei yang tergabung dalam Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (PERSEPI) ini, kuatnya tarikan elektoral partai-partai tersebut bersaing untuk mendapatkan dua kursi cukup beralasan.
“Misalnya di dapil 2, nama H. Alex Noerdin (Golkar) yang merupakan Gubernur Sumatera Selatan dua periode memiliki tarikan elektoral yang besar bagi pemilih. Hj. Percha Leanpury (Nasdem) yang merupakan putri Gubernur Sumatera Selatan (H.Herman Deru) juga mempunyai tarikan elektoral yang kuat di masyarakat. Demikian juga nama Yulian Gunhar dan Rayendra Erwin Moeslimin Singajuru (PDI-P) yang tak kalah kuatnya dalam menarik pemilih.Dari beberapa survei Dapil DPRI RI, baik di Dapil 1 dan Dapil 2 Sumatera Selatan yang kami lakukan survei telah tiga kali dan satu quick survei (survei cepat), Secara elektabilitas partai politik, partai Gerindra, Golkar, PDI-P dan Nasdem memiliki sentimen yang positif di masyarakat Sumatera Selatan,” katanya.
Secara teoritis, menurutnya ini akan berpengaruh besar bagi caleg-caleg yang maju dari partai tersebut untuk terpilih menjadi anggota legislatif DPR RI 2019-2025.
Lebih lanjut pria yang sudah sembilan tahun tergabung dalam Lembaga Survei Indonesia (LSI) ini menjelaskan, di partai Demokrat, nama Wahyu Sanjaya yang pada survei cepat (quick survey) terakhir yang digelar LKPI, nama Wahyu Sanjaya cukup melejit elektabilitasnya di Dapil 2 DPR RI Sumsel. Berdasarkan data yang ada di LKPI saat ini, Wahyu Sanjaya mempunyai kans yang besar untuk melenggang kembali ke senayan.
“ Di dapil 2 DPR RI Sumatera Selatan, data yang terekam di LKPI saat ini yang memiliki elektabilitas tinggi adalah H. Alex Noerdin (Golkar), Wahyu Sanjaya (Demokrat), Hj.Percha Leanpury (Nasdem), Bertu Merlas ( PKB), Ir.Sri Meliana (Gerindra) dan Asri (Gerindra) masih bersaing ketat. Kemudian Moh.Iqbal Romzie (PKS), Yulian Gunhar (PDI-P) dan Rayendra Erwin Singajuru (PDIP) juga masih bersaing ketat. Kemudian Hanna Gayatri (PAN) juga berpotensi besar lolos kembali ke Senayan.
Untuk partai Golkar,PDI-P dan Nasdem bersaing untuk mendapatkan dua kursi,” terang lelaki yang masih menyimpan hasil quick count (hitung cepat) Pileg Sumatera Selatan ini dengan lantang.
Namun, ketika media menanyakan, partai Golkar yang paling berpotensi mendapatkan dua kursi yakni H.Alex Noerdin dan Bobhy Adhitio Rizaldi, dengan tersenyum Iyan mengatakan, prediksi itu memang cukup besar dibandingkan dengan partai lainnya.
Untuk di Dapil 1 DPR RI Sumatera Selatan, mantan auditor survei penjaringan konvensi capres partai Demokrat Sumatera ini lebih lanjut mengatakan, nama-nama Edy Prabowo (Gerindra) dan Eddy Santana Putra (Gerindra) berpotensi besar untuk terpilih sebagai legislatif di senayan. Selanjutnya nama Hj. Lury Elsa Alex Noerdin (Golkar) dan Kahar Muzakir (Golkar), Ir.H. Ishak Mekki (Demokrat), Mustafa Kamal (PKS), Ir.Achmad Hafizs Tohir (PAN) juga berpeluang besar akan duduk di kursi senayan mendatang.
Sementara Ir.Sarimuda (Nasdem), Hj.Maphilinda Syahrial Oesman dan Fauzih H Amro (Nasdem) masih bersaing ketat dalam perolehan suara tertinggi. Demikian juga dengan Darmadi Djufri (PDI-P) dan Riesky Aprilia (PDI-P), masih bersaing ketat untuk melaju ke senayan.
Ketika media menanyakan bahwa nama-nama yang sudah “aman” angkanya untuk melengang ke senayan adalah Hj. Lury Elza Alex Noerdin (Golkar), Ir. Ishak Mekki (Demokrat), Edhy Prabowo (Gerindra), Edhy Santana Putra (Gerindra), Ir. Sarimuda, MT (Nasdem), Mustafa Kamal (PKS), Darmadi Djufri (PDI-P) dan Ir.Achmad Hafizs Tohir (PAN), lelaki yang dulunya juga pernah menjabat area kordinator Cyrus Surveyor Groups (CSG) Sumatera ini menjawab, kemungkinan besar, itulah nama yang akan terpilih di DPR RI Dapil 1 Sumatera Selatan.
“Data yang kami miliki saat ini, kami melihat Gerindra akan mendapatkan dua kursi, sementara partai Golkar, PDI-P, Demokrat, PKS, PAN, Nasdem masing-masing akan mendatakan satu kursi. Namun, semuanya akan kita serahkan dengan perhitungan akhir dari KPUD Sumatera Selatan nantinya karena itulah yang resmi. Tapi berdasarkan pengalaman kami yang telah melakukan survei-survei sebelumnya dan hitung cepat (quick count), biasanya angkanya tidak akan jauh beda,”ucap lelaki yang gemar memakai baju batik ini yang lagi-lagi masih menyimpan erat data hasil quick count lembaganya.#osk