Apel Akbar Jumputan Sumsel Sukses Pecahkan MURI

20
Menhub Budi Karya dan Gubernur Sumsel Herman Deru ikut bergabung dalam apel akbar bersama 4.552 wanita berkebaya dengan kain jumputan di halaman Griya Agung, Rabu (10/04) pagi. 

Palembang, BP–Sebanyak 4.552 wanita berkebaya dengan kain jumputan tumpah ruah di Halaman Griya Agung, Rabu (10/04) pagi. Ribuan perempuan yang ikut ambil bagian dalam Apel Kartini Millenials inipun sukses memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

Prestasi ini langsung mendapat respon Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru. Ia mengaku bangga atas antusias wanita-wanita di Provinsi Sumsel yang bergembira mengikuti rangkaian kegiatan Apel Kartini Millenials.

“Kami sebagai pria merasa sangat bangga melihat partisipasi dan emansipasi wanita di Sumsel, maka oleh sebab itu terus gerakanlah kami ikhlas untuk ibu-ibu berlatih kencang maju tapi tidak menanggalkan semua kodrat seorang wanita,seorang ibu, seorang istri,” ungkapnya

Baca Juga:  Kejar 1 Juta Barel, Industri Hulu Migas Butuh Investasi sekitar US$20 Miliar per Tahun

Menurutnya, sebagai seorang suami Ia merasa bahagia melihat perjuangan seorang wanita, bahkan Ia tidak merasa disaingi ataupun menjadi rival.

“Kepada perempuan Provinsi Sumsel, Indonesia tidak akan menjadi seperti sekarang kalau perempuan tidak berperan aktif seperti yang dilaksanakan di Provinsi Sumsel. Ibu adalah guru pertama bagi putra putrinya, selamat untuk mengemban tugas yang diberikan kepada ibu-ibu sekalian. Mudah-mudahan kita segera menyongsong “Sumsel Maju untuk semua,” tambah Herman Deru dalam kata sambutannya

Sementara itu Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumsel Febrita Lustia Deru menuturkan, kegiatan tersebut diadakan guna mengapresiasi seluruh wanita khususnya wanita-wanita yang ada di Provinsi Sumsel.

Baca Juga:  Eratkan Silaturahmi, Herman Deru Sambangi Kediaman Forkompinda

Menurutnya semangat Kartini harus menjadi contoh untuk wanita-wanita saat ini, terlebih untuk anak-anak muda atau generasi milenial.

“Bangga sekali ya melihat antusias seluruh wanita-wanita di Provinsi Sumsel, awalnya kita menargetkan 1000 tapi hari ini empat ribu lebih wanita tumpah ruah di Griya Agung,” ujarnya.

Di lain pihak Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumsel menambahkan, Ia memaknai setiap wanita harus perlu memperingati hari kartini, di sisi lain pula kegiatan ini menurutnya akan mengapresiasi karakter-karakter wanita yang ada di Provinsi Sumsel untuk disatukan seleranya.

Baca Juga:  Dua Tahun Herman Deru Gagal Wujudkan Reforma Agraria, KRASS: Kami Bicara Dengan Data, Sumsel Nol Besar Penyelesaian Konflik Agraria

“Kita ingin ada suatu yang beda dalam memperingati hari Kartini. Untuk kali ini ibu TP PKK kreatif punya pemikiran ini alhamdulillah dengan adanya upacara sebentar tapi berkesan, Secara tidak langsung kita mengangkat pengrajin jumputan yang ada di Provinsi Sumsel dan juga para penjahit juga kewalahan untuk menjahit bayangkan 4000 wanita serentak pakai kain jumputan itu sudah mengangkat umkm yang ada di Provinsi Sumsel,” tambahnya. #rio

Komentar Anda
Loading...