Buka Pediatric Cardiology Update ke-7, Gubernur Herman Deru Periksa Jantung

Gubernur Sumsel H Herman Deru, Sabtu (6/4) pagi Resmi membuka Simposium Pediatric Cardology Update ke 7, di Ballroom Hotel Novotel Palembang.
Palembang, BP–UKK Kardiologi Anak bekerja sama dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Sumatera Selatan (Sumsel), Departemen Kesehatan Anak FK UNSRI/RSMH Palembang, sebagai salah satu organisasi profesi yang bertanggung jawab langsung terhadap berbagai permasalahan kesehatan anak dengan fokus pelayan jantung anak, menggelar pertemuan Pediatric Cardiology Updateke-7.
Pertemuan ini merupakan kegiatan rutin tahunan UKK Kardiologi Anak, kali ini dengan tema “Peranan Dokter Spesial Anak dalam Pelayanan Jantung dengan Fasilitas Terbatas“ dari tanggal 6-7April 2019 di Hotel Novotel Palembang.
Selaib itu kegiataj ini diikuti oleh lebih dari 350 peserta terdiri dari Dokter Spesialis Anak, Dokter Spesialis lain.PPDS Ilmu Kesehatan Anak dan dokter umum.

Gubernur H Herman Derumemotong pita di Simposium Pediatric Cardology Update ke 7, di Ballroom Hotel Novotel Palembang.
Gubernur Sumsel H Herman Deru, Sabtu (6/4) pagi, membuka Simposium Pediatric Cardology Update ke 7, di Ballroom Hotel Novotel Palembang.
Di hadapan ratusan peserta yang hadir, mantan Bupati OKU Timur itu sempat menyemangati para dokter khususnya dokter spesialis anak untuk tetap semangat melayani masyarakat Sumsel di tengah berbagai keterbatasan yang ada. Tak hanya membuka acara secara resmi, ia bahkan sempat berkeliling stand yang ada di sebelah ruang digelarnya Simposium. Di beberapa stand, Gubernur sempat mampir berbelanja kain hingga ikut menjajal alat periksa kesehatan jantung dari salah satu peserta pameran.
Lebih jauh Herman Deru mengatakan, gelaran simposium ini adalah berkah tersendiri bagi Sumsel terutama Palembang. Karena dengan simposium ini nama Palembang akan semakin dikenal.
Terkait dengan simposium itu Herman Deru mengatakan sangat mengapresiasi kinerja para dokter terutama dokter anak menyikapi berbagai penyakit jantung anak. ” Bukan hanya fasilitasnya yang terbatas tapi sarananya juga terbatas dan saya apresiasi sekali para Dokter ini tetap bisa melakukan tugasnya melayani,” jelasnya.

Gubernur H Herman Deru membuka Simposium Pediatric Cardology Update ke 7, di Ballroom Hotel Novotel Palembang.
Di Sumsel ini menurutnya, ada sekitar 500 dokter spesialis anak. Jumlah tersebut untuk menjangkau wilayah Sumsel yang merupakan pulau paling luas di Sumatera. Hanya saja penyebaran dokter tersebut cenderung kurang merata.
Menurutnya, mengabdikan diri di daerah pelosok adalah tantangan profesi yang memang harus dihadapi para dokter. Semoga dengan keterbatasan itu para pelayan masyarakat ini masih bisa mengatasi keterbatasan.
” Saya sudah himbau Bupati dan Walikota agar perhatikan juga nasib para dokter jni. Jangan sampai BPJSnya terlambat dan lain-lain. Sering saya ingatkan itu agar profesi ini mendapat penghargaan tersendiri dari pemerintah,” ujarnya.
“Dengan luas 91.000 meter persegi dan penduduk hampir 10 juta jiwa, kita butuh pelayanan kesehatan yang maksimal. Termasuk bagaimana caranya pelayanan ini menjangkau daerah yang jauh,” tambahnya.

Gubernur H Herman Deru saat sedang memeriksa jantung menggunakan alat khusus di acara membuka Simposium Pediatric Cardology Update ke 7, di Ballroom Hotel Novotel Palembang.
Herman Deru juga mengatakan, kesehatan jantung anak memang sudah menjadi perhatian pihaknya karena mereka adalah aset generasi penerus bangsa. Penderita sakit jantung tidak hanya diderita orang dewasa tapi juga anak-anak. Kelainan jantung bawaan dari kehamilan sudah semestinya dicegah karena dapat menimbukkan cacat atau kelainan jantung bawaan.
“Perlu ada tindakan preventif melalui sosialisasi dan advokasi kepada ibu hamil karena ini lebih baik daripada tindakan kuratif atau pengobatan. Di samping itu perlu dipikirkan juga kecukupan Dokter spesialis anak, konsultan kardiologi anak,” jelasnya.
Pelayanan kesehatan yang diberikan menurutnya, harus secara utuh karena itu ia juga meminta masyarakat berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan yang ada. ” Tidak ada kendala biaya berobat ke fasilitas pelahanan kesehata karena masyarakat kita jamin kesehatannya melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat,” jelasnya
Sementara itu Ketua Panitia Acara Simposium Pediatric Cardiology Update ke-7 dr Ria Nova SpAK mengatakan, bahwa simposium kali ini mengangkat tema The role of pediatrician in pedriatic cardiac care with limited resources. Kegiatan ini diikuti sebanyak 342 peserta.

Gubernur H Herman Deru berpoto bersama usai membuka Simposium Pediatric Cardology Update ke 7, di Ballroom Hotel Novotel Palembang.
Dijelaskannya kegiatan ini digelar rutin karena pelayanan jantung anak harus diperluas dan diupdate setiap waktu. Sehingga dengan pelayanan kesehatan yang terbatas kelainan jantung pada bayi dan anak bisa diketahui lebih awal sehingga dapat merujuk lebih cepat dan penanganan akan jauh lebih tepat.
“Kami sangat berterimakasih acara ini bisa terselenggara atas dukungan banyak pihak termasuk pembicara dari Malaysia. Juga teman-teman dari Kalimantan sampai Papua,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini ia berharap peran dokter spesialis anak dalam pelayanan jantung anak dalam pelayanan yang terbatas bisa lebih maksimal.
Sementara itu pembukaan Simposium itu sendiri ditandai dengan pemukulan gong oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru.#osk