Soetrisno Ajak Kalangan Pelajar Jadi Wirausahawan Muda

Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Soetrisno Bachir usai membuka acara Pawai Semarak Rapat Kerja Nasional, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) di kawasan Kambang Iwak (KI) Palembang, Sabtu (30/3).
Palembang, BP
Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Soetrisno Bachir menilai sejak zaman Belanda orang-orang Indonesia banyak di suruh Belanda menjadi buruh, pegawai (Ambtenar), dan tidak boleh jadi pengusaha, justru yang menjadi pengusaha zaman Belanda adalah kelompok kalangan Tionghoa, Arab dan India.
“ Kini kita sudah merdeka, Indonesia yang mayoritas umat Islam dimana Muhammadiyah ada disitu, itu sangat sedikit yang bergerak di bidang wirausaha , untuk itu IPM melontarkan tekad, bahwa perlunya saudagar pelajar, artinya apa? Sejak pelajar mulai melatih menjadi pedagang, jadi saudagar, karena saya memulai menjadi pengusaha karena ayah saya meninggal , sejak SMA Kelas I,” katanya usai membuka Pawai Semarak Rapat Kerja Nasional, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) di kawasan Kambang Iwak (KI) Palembang, Sabtu (30/3).
Menurutnya, butuh waktu belasan tahun untuk menjadi pengusaha nasional, “ Kegiatan ini saya dukung dan seluruh Indonesia akan bergerak seperti itu,” katanya.
Dia melihat orang Indonesia sudah dianugrahkan oleh Allah SWT memiliki daya kreativitas yang tinggi, inovasi yang tinggi karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang hitrogen, secara ilmiah bangsa hitrogen itu keturunannya adalah manusia yang kreatif dan inovatif.
“ Tinggal kita ini , diarahkan negara ini, organisasi-organisasi besar, media massa mengamankan bangsa Indonesia yang besar ini , dengan kekayaan alam yang begitu luar biasa, sumber daya manusia diarahkan menjadi penggerak kewirausahaan, itulah yang pak Jokowi menugaskan saya untuk menggerakkan gerakan ekonomi Indonesia ini, melalui industri-industri didaerah-daerah itu harus di suport,” katanya.
Dan IPM menurutnya merespon yang dibebankan bangsa ini, oleh negara ini maupun oleh pemerintah sekarang.
Dan yang efektif mengajak organisasi-organisasi yang mempunyai jaringan di Indonesia seperti Muhammadiyah, NU, dan organisasi massa besar yang memiliki cabang di daerah, itu akan mempercepat akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui para pengusaha daerah.
“ Jika pak Jokowi terpilih kembali nanti akan memfokuskan sumber daya manusia di tingkatkan khususnya di bidang ke wirausahaan ,” katanya.#osk