MMK Sumsel Pertanyakan Jalan Negara di Sumsel Banyak Rusak

Puluhan orang dari Masyarakat Miskin Kota (MMK) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang terdiri dari kalangan Ibu-ibu rumah tangga (IRT) menggelar demo di halaman kantor DPRD Sumsel lantaran rusak parahnya jalan negara yang ada di Provinsi Sumsek khususnya yang berbatasan dengan Provinsi Jambi dan Lampung , Jumat (29/3).
Palembang, BP
Puluhan orang dari Masyarakat Miskin Kota (MMK) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang terdiri dari kalangan Ibu-ibu rumah tangga (IRT) menggelar demo di halaman kantor DPRD Sumsel lantaran rusak parahnya jalan negara yang ada di Provinsi Sumsek khususnya yang berbatasan dengan Provinsi Jambi dan Lampung , Jumat (29/3).
“Pembangunan di Sumsel khususnya jalan negara atau yang dikenal Proyek APBN Pusat yang di lakukan oleh Badan Jalan Wilayah 5 dulu Wilayah 3 kita ketahui Pertahun Anggaran trillunan rupiah, jalan metropolis, jalan lintas timur, jalan lintas tengah sebagaimana kita Iihat pembangunan jalan tersebut hampir tiap tahun dibangun dan hampir tiap tahun juga rusak parah, ” kata Ketua MMK Sumsel Arifin Kalender dalam orasinya.
Menurutnya, salah satu contoh ruas jalan Sungai Ulin sampai perbatasan Jambi rusak parah, begitu juga jalan Palembang sampai Pematang Panggang batas Lampung rusak parah juga yang anehnya Provinsi tetangga seperti Provinsi Lampung dan Provinsi Jambi dari dulu sampai sekarang mulus.
Dia mempertanyakan kenapa harus ada diskriminasi , kenapa jalan negara di Sumsel banyak rusak sedangkan jalan negara di provinsi lain mulus.
Sedangkan koordinator lapangan Hendra Toni Curtis menambahkan dengan kondisi tersebut pihaknya dari Masyarakat Miskin Kota meminta Kementrian PU dan DPR untuk mengganti PPK dan Satker yang ada di Balai wilayah 5 .
” Kami meminta Kementrian PU dan DPR untuk mengevaluasi para Kontraktor Proyek yang mengambil bagian atau yang mengerjakan di proyek tersebut,” katanya.
Sedangkan massa demo di terima Staf DPRD Sumsel Kurniati dan berjanji akan meneruskan tuntutan massa ke Komisi IV DPRD Sumsel dan Kementrian terkait.#osk