Jajal Kopi Sumsel Inisiasi Bank Indonesia

SEBAGAI wujud dukungan mengembangkan industri hilir kopi di Bumi Sriwijaya, Bank Indonesia Perwakilan Sumatra Selatan mendirikan Rumah Kopi Sumsel (RKS) di kawasan Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang.
Di tempat ini, pengunjung dapat menikmati sajian kopi dari sejumlah daerah penghasil di Sumatera Selatan. Seperti Kabupaten Lahat, Muara Enim, Ogan Komering Ulu (OKU), dan Kota Pagaralam. Selain itu, setiap kopi dari masing-masing daerah itu memiliki aroma dan rasa yang khas.
Barista Rumah Kopi Sumsel (RKS), Dewa mengatakan, kopi yang ditawarkan di RKS merupakan kopi asli Sumsel. Maka dari itu, cita rasa kopi yang disajikan dipastikan akan berbeda dengan kopi di daerah lainnya di Indonesia.

“Disini selain menikmati kopi pengunjung juga dapat pengetahuan informasi mengenai kopi Sumsel. Jadi sangat cocok untuk para pecinta kopi,” katanya, Sabtu (23/3).
Untuk dapat menikmati kopi di tempat ini pun harganya cukup terjangkau. Pengunjung cukup merogoh kocek mulai dari Rp 15 ribuan saja. Dewa melanjutkan, di RKS pengunjung juga dapat menikmati pemandangan Jembatan Ampera yang menjadi ikon
Kepala Perwakilan Bank Indonsia Sumsel, Yunita Resmi Sari, mengatakan pihaknya berupaya mengembangkan sektor hulu hingga hilir komoditas kopi Sumsel. Salah satunya adalah menyediakan tempat penjualan kopi berkonsep kedai atau coffee shop.
“Di RKS nantinya tidak hanya melayani pembelian kopi di tingkat lokal saja. Tapi juga penjualannya akan merambah hingga mancanegara. Inilah yang disebut pengembangan sektor hulu dan hilir,” katanya.
Menurutnya, semua kopi yang diseduh di RKS berasal dari kebun percontohan dikelola petani mitra binaan BI Sumsel. Untuk di sektor hulu, pihaknya telah memiliki kebun demplot atau percontohan di 5 kabupaten/kota yang menghasilkan kopi.

“Di kebun itu, kami mengembangkan teknik pertanian misalnya mengganti robusta menjadi arabika dan berbagai teknik lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas maupun kuantitas tanaman kopi petani Sumsel,” katanya.
Plt Kepala Dinas Pariwisata Sumsel Akhmad Najib mengatakan RKS diharapkan dapat mengenalkan produk kopi asal Sumsel. Di mana, RKS hanya menjual produk kopi lokal yang berasal dari lima daerah penghasil kopi di Sumsel.
Adapun kopi asal lima daerah itu meliputi, kopi Semendo, Lahat, Pagaralam, OKU dan Empat Lawang.
“Nantinya wisatawan akan diarahkan untuk mencicipi kopi lokal Sumsel sembari menikmati suasana Sungai Musi, harapannya produk kopi Sumsel bisa dikenal luas,” katanya. #ren