Warga Masih Keluhkan Jalan Rusak dan Normalisasi Sungai

22
BP/IST-Koordinator Dapil IV DPRD Sumsel,  Syarnubi

Palembang, BP

Warga OKU Timur masih mengeluhkan masalah jalan provinsi yang rusak parah, serta normalisasi sungai Belitang yang tidak membuahkan hasil maksimal. Keluhan ini disampaikan warga saat berdialog dengan anggota DPRD Sumsel asal daerah pemilihan IV OKU Timur.

Demikian dikatakan Koordinator Dapil IV DPRD Sumsel,  Syarnubi, Senin (11/3). Menurutnya, pada reses tahap I tahun 2019, yang digelar selama sepekan ini rombongan dapil IV DPRD Sumsel menyempatkan diri bersilaturahmi dan berdialog dengan warga di beberapa Kecamatan di Kabupaten OKU Timur yakni Kecamatan Belitang Madang Raya (BMR), yang dipusatkan di Desa Tulus Ayu dan Desa Tanah Merah.

Baca Juga:  Siap Mundur Jika 1 Tahun Jalan Di Banyuasin Tidak Mulus

“Selain itu kita juga mengunjungi warga   Desa Bangun Harjo Kecamatan Buay Madang Timur dan Desa Mojosari Kecamatan Belitang,” ujarnya.

Dari dialog yang dilakukan, aspirasi yang disampaikan warga relatif sama yakni masalah infrastruktur jalan, keamanan dan lainnya. “Persoalan yang sidampaikan hampir sama yakni masalah jalan provinsi yang sudah sangat buruk, dan menjadi terburuk di seluruh daerah di Sumsel. Selain itu warga juga minta kemanan ditingkatkan, dan pelantikan P3N, karena pengurus KUA yang ada tidak bisa mencover seluruh wilayah di OKU Timur terutama daerah pelosok,” katanya.

Baca Juga:  Wawako Sidak Puskesmas 1 Ulu

 Pada kesempatan yang sama warga juga minta keseriusan pemerintah dalam melakukan normalisasi sungai Belitang. Karena setelah dinormalisasi, sungai tersebut bukan tambah baik tapi malah banjirnya tambah parah. Soalnya, lumpur yang telah dikeruk tidak dipindahkan ketempat lain, melainkan hanua dibawa di kiri dan kanan sungai sehingga saat hujan tiba lumpur kembali masuk sungai.

Untuk sektor kesehatan, Politisi PDI perjuangan ini mengatakan warga setempat mulai menghawatirkan penyakit DBD yang mulai mewabah. Untuk itu dapil IV minta dilakukan foging. Sedangkan disektor pendidikan, mereka mebguailkan supaya sistem penerimaan siswa dikembalikan dengan sistem yang lama, tidak usah pakai sistem zona, karena menurut mereka terlalu ribet dan membibgungkan.

Baca Juga:  Warga Gandus Tagih Janji Wawako Palembang

Selain itu, pria yang kembali mencalonkan diri sebagai annggota DPRD Sumsel ini meminta agar bahu kiri dan kanan jalan coran yang telah dibangun ditimbun atanah atau diberi semen tambahan, sehingga tidak membahayakan pengguna jalan.#osk

 

Komentar Anda
Loading...