Jaga Kearifan Lokal, Pemkot Berikan Penghargaan Kepada Pelaku dan Pemerhati Seni.

28
BP/ist
Pemerintah Kota Palembang memberikan penghargaan kepada pelaku dan pemerhati seni di Kota Palembang.

Palembang, BP

Pemerintah Kota Palembang memberikan penghargaan kepada pelaku dan pemerhati seni di Kota Palembang. Tujuannya adalah para pelaku dan pemerhati seni menjaga kearifan lokal.

Hal tersebut diungkapkan Pj Walikota Palembang Akhmad Najib saat diwawancarai usai acara pemberian penghargaan kepada pelaku dan pemerhati seni yang berprestasi di Kota Palembang di Grand Atyasa, Selasa (28/8).

Akhmad Najib mengatakan, pemberian penghargaan ini untuk memotivasi anak-anak muda dan komunitas seni budaya untuk mengembangkan dirinya. Sehingga anak-anak muda itu tidak hanya berprestasi dibidang olahraga, dan politik saja. Tapi juga berprestasi dibidang seni.

Baca Juga:  KPK Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan Berkedok Membantu Pengisian LHKPN
BP/IST
Pemerintah Kota Palembang memberikan penghargaan kepada pelaku dan pemerhati seni di Kota Palembang.

“Pelaku dan pemerhati seni ini harus diperhatikan, dengan didukung dengan anggaran termasuk tempat. Tujuannya agar kearifan lokal tidak hilang mulai dari seni suara, tari dan lainnya. Jadi tidak hanya yang tua saja yang melestarikan seni ini tapi juga yang muda. Saya dukung penuh, Pemkot akan mendorong dari sisi anggarannya jangan terbatas,” katanya.

Baca Juga:  Update 25 September Covid-19 Sumsel: Positif 5.734, Sembuh 4.132, Meninggal 336

Ketika disinggung promosi kebudayaan pada even Asian Games, Najib menuturkan, prpmosi culture even dengan memperkenalkan budaya Sumsel dan Palembang. Misalnya memperkenalkan tari gending Sriwijaya. “Seniman-seniman ini silahkan terus berkembang. Jangan berhenti berkarya, ” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Sudirman Teguh menambahkan, pengharagaan ini diberikan kepada seniman dan pemerhati seni, sebagai wujud apresiasi kepada seniman. “Seniman ini banyak berkarya. Oleh sebab itu, tahun ini kita beri penghargaan agar mereka bersemangat,” katanya.

Baca Juga:  Mayjen TNI AM, Putranto Ssos, Tokoh Militer Peraih Lifetime Achievment IMIM Jabar Award 2017

Menurut Sudirman, anggaran di Dinas Kebudayaan memang terbatas. Tapi tahun depan akan diberikan anggaran yang berimbang. “Budaya ini adalah peradaban, oleh sebab itu harus dilestarikan. Inilah cita-cita Dinas Kebudayaan. Diantaranya adalah dengan mempromosikan tari sambut gendimg Sriwijaya, tari Tanggai dan lainnya yang menggambarkn Kesultanan Palembang tahun 1335 tahun lalu. In Sha Allah, tahun depan katergorinya ditambah sesuai prestasi bidangnya, ” katanya.#osk

Komentar Anda
Loading...