Kemenpora Tawarkan Rp100 Juta Bagi Pelaku Industri Olahraga

59
(Pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Industri Olahraga bagi pelaku olahraga di Ballroom Hotel Rio Palembang)
Palembang, BP
Seiring dengan pesatnya perkembangan industri olahraga di tingkat global dan melihat realita kemajuan negara lain, maka pembangunan dan pengembangan industri olahraga yang modern dan profesional harus mendapat perhatian serius dari semua pihak. Baik pemerintah, swasta, pelaku industri olahraga maupun segenap lapisan masyarakat.
Berangkat dari hal tersebut, guna mendukung berkembangnya pelaku olahraga yang memiliki daya kreatifitas dalam hal industri, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI menawarkan Rp100 juta bagi pelaku olahraga yang berkomitmen.
“Gol nya agar pelaku olahraga bisa membangun sentra olahraga. Dan kami pemerintah bisa membantu pendanaan. Dulu Rp25 juta sekarang Rp50 sampai Rp100 juta,”ujar Ketua Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Menpora Prof Dr Mulyana MPd disela-sela pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Industri Olahraga bagi pelaku olahraga di Indonesia yang digelar di Ballroom Hotel Rio Palembang, Minggu (22/9) malam.
Lanjut Mulyana, bahwa dengan berdirinya sentra olahraga maka akan membina ke masyarakat. Menurutnya, pemerintah sangat berharap akan tumbuhnya sentra olahraga diberbagai daerah di Indonesia, baik dalam bentuk sentra kerajinan maupun jasa.
 
Hal ini juga menurutnya bisa mendorong kreatifitas pemuda, baik dalam hal konveksi, bola, dan lainnya. Sehingga melalui pelatihan industri ini bisa memotivasi para pemuda dan pelaku usaha. 
 
“Targetnya kita tahun ini 10. Silahkan ajukan ke Menteri (Menpora-red) dengan tembusan ke Deputi IV biar segera diproses. Dan tentunya proposal juga dilampiri rekomendasi dari Dispora,”jelasnya. 
 
Sementara itu dikatakan Panitia Pelaksana Pelatihan Manajemen Industri Olahraga 2018 Paiman bahwa kegiatan yang digelar Kemenpora ini diikuti sebanyak 85 pelaku industri olahraga perwakilan dari Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepri, Jambi, Sumatera Barat, Lampung, Bengkulu, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan dan Sumatera Selatan.
“Kegiatan Diklat ini dilaksanakan dalam rangka pembinaan dan pengembangan terhadap para pelaku idustri olahraga, dengan tujuan meningkatkan kompetensi SDM para wirausaha bidang industri olahraga, serta meningkatkan mutu manajemen industri olahraga agar pengelolaan industri olahraga di Indonesia dapat berkembang pesat,”jelasnya.
Selama lima hari  pada 22 sampai 26 Juli 2018 peserta akan diberikan pelatihan mulai dari peluang besar wirausaha industri olahraga, sport Tourism dan lainnya. #sug
Baca Juga:  Menpora Sebut Alex Gubernur Terbaik di Dunia
Komentar Anda
Loading...