Begini Penampakan Kantor ULP OI, yang Disebut KPK Seperti Kandang!

60

Inderalaya — Miris beginilah penampakan Kantor Unit Pelayanan Lelang (ULP) Kabupaten Ogan Ilir (OI) yang disebut seperti kandang.

Pantauan, kantor berukuran 10×15 meter tersebut dikelilingi pepohonan cemara dan rerumputan yang meninggi, beberapa bagian ruangan atapnya bocor padahal untuk menyimpan berkas pelelangan. Selain itu terdapat 7 unit AC namun hanya 2 unit yang dingin, 1 unit hanya terasa angin dan sisanya mati total, 1 unit komputer, ULP tersebut terdiri dari beberapa pokja, bersifat adhok (dua kaki-red) karena bekerja di ULP dan dinas masing-masing.

Baca Juga:  Hanya 70 Bacakades Lulus Tes Baliteks Unsri, Sisanya 23 Lengser Keprabon

Salah satu pegawai ULP yang namanya enggan disebutkan mengaku tidak nyaman bekerja, karena kantornya bocor dan fasilitasnya minim, ” ya mau bagaimana lagi meski tidak nyaman jalani saja. Komputer saja cuma satu unit, jadi kami masing-masing bawa laptop kantor dari dinas kami buat kerja di ULP. Tapi kami kabarnya akan ke Surabaya buat studi banding,” jelasnya.

Baca Juga:  Anggota DPRD OI Enggan Tanggapi Dugaan Fee Proyek di Dinkes

Ketua ULP Edi Demang mengatakan belum bisa berkomentar banyak terkait hal tersebut. “saya lagi menyetir nanti saja,” ujarnya.

Asisten 2 Pemkab OI Muhsin Abdullah mengatakan pihaknya sudah menggodok hal tersebut, Pemkab belum akan melelang sebelum terbentuk lembaga baru, untuk kantor akan dianggarkan pada ABT. “Kita sudah terima rekomendasi dari KPK agar diadakan peningkatan pembangunan gedung, tujuannya agar nyaman bekerja. kita buat lembaga baru ULP setara kabag eselon 3a, petunjuknya menunggu LKPP dan mendagri, jadi nanti berdasarkan Perbub ada bagian pengadaan barang dan jasa, jadi nanti ada kabag,” katanya.

Baca Juga:  Warga Desa Tanjung Pule Nilai Oknum Kades Tak Becus Mengurus Warga

Wakil Ketua DPRD OI H Ahmad Syafei mengatakan pihaknya akan memanggil pihak terkait guna membahas fasilitas ULP untuk berkoordinasi bagaimana gedung dan peralatan ULP agar nyaman dan aman dalam melaksanakan proses pelelangan barang dan jasa. “kita akan rapatlah dengan pihak terkait,” ujarnya. #hen

Komentar Anda
Loading...