Ketua MPR Harap Penyelenggara Pemilu Jujur

Jakarta, BP–Ketua MPR Zulkifli Hasan minta KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara Pilkada bekerja profesional, jujur dan adil sesuai dengan undang-undang Pemilu dan Pilkada agar menghasilkan pemimpin kepala daerah yang legal. Aparat keamanan seperti TNI dan Polri juga harus bertindak netral dan tidak memihak kepada salah seorang kandidat.
“Sebagai negara demokratis, Pilkada dan Pemilu merupakan pesta rakyat lima tahunan sehingga tidak perlu saling hujat dan menjelekan. Pilihan boleh beda, namun merah putih kita tetap sama. Marilah kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Zulkifli di rumah dinas pejabat tinggi negara, Jakarta, Senin (25/6) usai menerima Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Prabowo Subianto menegaskan, sebagai negara demokratis, kekuasaan di tangan rakyat, karena rakyatlah yang memilih siapa pemimpinnya. Oleh sebab itu rakyat harus diberi kebebesan memilih tanpa ada tekanan atau intimidasi dari pihak manapun. “Pemilihan yang demokratis, jujur dan profesional akan menghasilkan pemimpin yang legitimate,” kata Prabowo.
Menurut Prabowo, Presiden Joko Widodo sosok pemimpin yang baik dan komunikasi di antara mereka cukup baik. Dan Presiden Jokowi siap dikritik bila kebijakan pemerintahannya dianggap kurang baik bagi rakyat. “Sayangnya tiap kali saya kritik, ada saja yang bilang saya tidak negarawan,” tegasnya. #duk