Serap Aspirasi Perajin Tempe, Pasangan MUSI Tawarkan Program 1RW4NA

11
BP/IST
Pasangan Calon Walikota – Wakil Walikota Palembang Mularis Djahri – Syaidina Ali (MUSI) memilih blusukan di kawasan Macan Lindungan Kota Palembang, Sabtu (10/3).

Palembang, BP–Akhir pekan pasangan Calon Walikota – Wakil Walikota Palembang Mularis Djahri – Syaidina Ali (MUSI) memilih blusukan di kawasan Macan Lindungan Kota Palembang, Sabtu (10/3).
Salah satu yang dituju yakni pasar pagi, kemudian mengunjungi sentra pembuatan tempe di Primkopti.
“Usaha ini adalah usaha bersama dari 50 orang pembuat tempe. Rata-rata per hari menghabiskan 500 kg kedelai untuk diolah menjadi tempe,” kata MD Cawako Palembang No Urut 4 tersebut.

Baca Juga:  Anggaran Ganti Rugi Pembebasan Lahan Musi IV dan VI Disahkan

Yang dikeluhkan pengusaha pembuat tempe ini adalah ketersediaan bahan baku kedelai itu sendiri yang tidak menentu dipasaran, sehingga sehingga mempengaruhi harga tempe itu.
“Hal ini membuat pengusaha tempe kesulitan menjaga stabilitas harga tempe,” ujar Pengusaha Sukses ini.
Mendengar keluhan tersebut, Mularis berjanji akan memperhatikan keluhan para pengrajin dan pengusaha tempe.

Baca Juga:  "Kita Enggak Mau Seperti  Jakarta, Uwong Palembang Kok Tersisihkan Oleh  Orang Lain"    
BP/IST

“Selesai dari blusukan akan segera bersama tim untuk mempelajari dan mencarikan solusi terbaik agar pengusaha tempe tidak gulung tikar, mengingat tempe juga merupakan salah satu konsumsi tertinggi warga palembang,” kata MD.

Salah satu yang ditawarkan pasangan MUSI untuk para pengrajin tempe yakni program 1RW4NA (1 RW 4 Wirausaha).
“Dengan pelatihan, pendampingan dan pemberian pinjaman modal usaha tanpa agunan, akan mengembangkan usaha tenpe di Kota Palembang, “pungkasnya.#osk

Komentar Anda
Loading...