Kemudi Kapal Era Kerajaan Sriwijaya-Kesultanan Palembang Darussalam Ditemukan Oleh Pawang Sungai Musi

434
Sebuah kemudi kapal diduga zaman era Kerajaan Sriwijaya –Kesultanan Palembang ditemukan di tegah Sungai Musi tepatnya di kawasan Keramasan, Palembang, oleh Senen yang juga di kenal sebagai pawang Sungai Musi seminggu yang lalu. (BP/DUDY OSKANDAR)

Kepala Dinas Kebudayaan kota Palembang Sudirman Tegoeh mengatakan, dengan ditemukannya kemudi kapal tersebut menambah keyakinan bahwa kota Palembang ini merupakan pusat peradaban yang tinggi pada masa lampau.

“Tim dari Dinas Kebudayaan Kota Palembang sudah langsung ke TKP untuk melihat kondisi apakah kemudi tersebut asli atau bukan. Kita mengharapkan pada masyarakat agar tidak memindah tangankan kepada orang lain tanpa setahu pemerintah dan juga menandai tempat dimana ditemuinya. kita juga mengajak tim ahli untuk menelitinya,” katanya.

Baca Juga:  Laporan I-Tsing! (Kisah Tentang Kerajaan Sriwijaya)

Selanjutnya menurut Sudirman, Pemkot Palembang akan mengamankan kemudi kapal tersebut.

Sedangkan Penggiat Budaya dari Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Wanda Lesmana mengatakan, kalau penemu kemudi kapal ini adalah Senen dengan anak-anaknya  difasilitasi komunitas Kompak, karena pihak Kompak turut serta dalam penemuan kemudi kapal tersebut.

“Baru kemarin kemudi ini dipindahkan kesini, selain itu katanya ada satu pasak lagi masih nyangkut dalam sungai susah di cabut,” katanya, Jumat (23/2).

Baca Juga:  Angkat Kejayaan Kerajaan Sriwijaya Melalui Tehnologi Audio Visual

Wanda menduga kalau kemudi kapal ini adalah kemudi kapal dari zaman Kesultanan Palembang Darussalam karena pembuatan kemudinya sudah halus , berbeda kemudi kapal era Kerajaan Sriwijaya yang masih masih kasar kayunya.

Sebuah kemudi kapal diduga zaman era Kerajaan Sriwijaya –Kesultanan Palembang ditemukan di tegah Sungai Musi tepatnya di kawasan Keramasan, Palembang, oleh Senen yang juga di kenal sebagai pawang Sungai Musi seminggu yang lalu. (BP/DUDY OSKANDAR)

Untuk itu dia berharap, pemerintah daerah segera untuk menyelamatkan kemudi kapal ini karena sebagai bukti sejarah kota Palembang.#osk

Komentar Anda
Loading...