Gubernur Alex Minta SMAN Sumsel Dipertahankan

48
Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dan Dubes AS untuk Indonesia Joseph R. Donovan Jr bersama para siswa SMAN Sumsel saat berkunjungan ke sekolah tersebut beberapa waktu lalu. BP/DOK

Palembang, BP–Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kedepan akan tetap melanjutkan dukungan pendanaan pengelolaan SMA Negeri Sumsel melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumsel. Pasalnya, selain karena sekolah berstandar internasional tersebut dibangun untuk menapung anak-anak dari keluarga yang tidak mampu, juga untuk mempertahankan kualitas dari pendidikannya.

 

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin meminta agar SMA Negeri Sumsel tetap dipertahankan. Bahkan, sekolah berstandar internasional ini juga akan terus dikembangkan agar tidak harus didukung melalui dana APBD Sumsel secara keseluruhan dengan mencari dukungan dari pihak luar.

 

“Kita mencoba memperlihatkan kepada dunia, karena sekolah ini salah satu yang terbaik di dunia. Jadi kita akan pertahankan sekolah ini tetap seperti ini,” ujar Gubernur Alex saat menerima audiensi Senior Director Putera Sampoerna Foundation (PSF) Elan Merdy di Griya Agung Palembang, Jumat (27/10).

Baca Juga:  Pelajar dan Guru Harus Terampil Belajar Daring

 

Menurut pelopor sekolah gratis ini, awal dari ide menggagas sekolah SMA Negeri Sumsel adalah untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak pintar berdasarkan hasil tes ketat yang orang tuanya tidak mampu dan tidak memiliki biaya untuk bersekolah.

 

“Dana APBD yang dikeluarkan juga tidak terlalu besar, terlebih sekolah ini sangat penting. Jadi kita bisa mencari sponsor nanti. Pertahankan tetap seperti ini dan hanya untuk orang miskin,” jelas Alex.

Baca Juga:  Gantikan Almarhum Syamsul Bahri sebagai Anggota DPRD Sumsel, Ini Tanggapan Ganjar Iman

 

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Widodo juga mengatakan, pada Juli 2018 lalu kerja sama pengelolaan pengembang sekolah SMA Negeri Sumsel antara PSF dengan Pemerintah Provinsi Sumsel akan berakhir, sehingga pihak PSF melakukan sebuah study untuk memberikan alternatif tentang kelanjutan program pendidikan pada SMA Negeri Sumsel.

 

“Kita lebih mempersiapkan jika kondisi APBD Sumsel mengalami masa yang sangat sulit. Jadi kita berikan alternatif kepada Pak Gubernur untuk memutuskan bagaimana kedepan apakah tetap seperti sekarang atau dengan modifikasi jika memburuknya kondisi APBD benar terjadi,” ungkap Widodo.

Baca Juga:  Gubernur Alex Noerdin Dianugerahi Kartika Satya Utama FKPPI

 

Sementara itu, Senior Director PSF Elan Merdy menambahkan, saat ini SMA Negeri Sumsel memiliki 303 orang murid dari keluarga pra sejahtera dan memiliki 65 orang tenaga pendidik. Pihaknya telah melakukan survei untuk melihat minat bersekolah di SMA Negero Sumsel jika kedepan diberlakukan sistem berbayar.

 

“Sudah melakukan survei untuk melihat minat masyarakat jika kedepan dilakukan dengan berbayar. Namun ini hanya alternatif saja, yang terpenting adalah mempertahankan kualitasnya dan bagaimana menjaganya untuk dipertahankan selamanya bahkan lebih baik lagi kedepannya,” pungkasnya. #rio

 

Komentar Anda
Loading...