Dilantik Jadi Bupati Banyuasin, Supriono Dapat Tugas Berat

35
 
Gubernur Sumsel H Alex Noerdin melantik Supriyono SA sebagai Bupati Banyuasin definitif di Graha Bina Praja Pemprov Sumsel, Selasa (3/10).
Palembang, BP–Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin resmi melantik Supriyono SA sebagai Bupati Banyuasin definitif di Graha Bina Praja Pemerintah Provinsi Sumsel, Selasa (3/10). Usai dilantik orang nomor satu di Sumsel ini, Supriono langsung mendapat tugas berat yang harus dihadapinya.
Ditemui usai pelantikan, Gubernur Alex Noerdin mengatakan, tugas berat menanti Supriono dalam sisa jabatanya yang kurang lebih 10 bulan lagi, Supriono sensiri harus dapat melaksanakan tugas berat yang diemban.
“Untuk Bupati Banyuasin yang resmi dilantik ini mempunyai 3 tugas berat yang menanti di depan mata,” ujar mantan Bupati Muba dua periode ini.
Menurut Gubernur Alex, banyak tugas berat yang menanti Surpiono. Mulai dari yang terdekat adalah mengantisipasi Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Apalagi, Kabupaten Banyuasin merupakan salah satu kabupaten lumbung beras andalan Provinsi Sumatera Selatan.
“Kalau Karhutla tak bisa ditangani akan banyak padi yang akan gagal panen. Jadi yang pertama harus bisa mengantisipasi Karhutla. Apalagi Banyuasin merupakan urutan ketiga kabupaten yang sering terjadi Karhutla setelah Ogan Ilir dan OKI,” ungkap Alex.
Selain itu, lanjut Alex, tugas berat lainya yang menanti Supriono adalah harus bisa mengamankan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 mendatang, karena Kabupaten Banyuasin juga merupakan salah satu kabupaten di Sumsel yang akan diperebutkan.
“Banyuasin merupakan kabupaten yang luas wilayahnya dan menjadi daerah perebutan suara juga di 2018 mendatang,” ujar Alex.
Dikatakan Alex, apalagi Supriono ini tidak akan maju lagi di Pilkada itu, jadi dirinya harus mampu mengamankan Pilkada dan bisa menjadi orang yang netral. Untuk itu, Alex merasa salut dengan Supriono yang memutuskan tidak maju lagi dalam pemilihan Bupati Banyuasin di 2018 nanti.
“Tidak banyak orang seperti dia (Supriono-red), yang bisa mengukur diri sendiri. Tapi harus netral, yang harus dipentingkan itu kesejahteraan rakyat”, pesan Gubernur Sumsel.
Sementara itu, Bupati Banyuasin Supriono menambahkan, dirinya sudah menjalankan tugas sebagai bupati sejak 2016 lalu, hanya saja status hukum saat itu masih sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Banyuasin.
“Sebagai daerah penyangga ibu kota provinsi kami mengikuti apa yang menjadi kebijakan provinsi. Apa yang dibutuhkan provinsi kami akan menyiapkan dan mendukung,” pungkas dia. #rio
Baca Juga:  Tanam Bibit Buah dan Tanaman Pelindung PDI Perjuangan Sumsel dan Jajaran Laksanakan Politik Hijau di JSC
Komentar Anda
Loading...