Atap Stasiun LRT Palembang Anti Panas dan Berisik

19

Palembang, BP–Tansportasi kereta api ringan atau light rail transit (LRT) Palembang terus dikebut pembangunannya agar dapat digunakan saat Asian Games 2018. Konsep stasiun sepur di pucuk yang biasa disebut Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin nantinya masyarakat dipastikan tidak akan merasa kepanasan dan berisik saat turun hujan.

 

Project Manager Zona 5 LRT Palembang Erwin Martonas mengatakan, atap stasiun dilapisi dengan alumunium foil dan tambahan seperti busa yang mampu meredam panas dan mengedapkan suara. Segingga masyarakat pengguna LRT tidak akan merasa kepanasan saat menunggu atau turun dari kereta di stasiun LRT.

 

“Sebelum dipasang atap seng, dipasang dulu kawat, alumunium foil, busa, barulah atapnya sehingga kalau hujan tidak berisik dan kalau panas itu tidak panas,” ungkap Erwin, Minggu (3/9).

Baca Juga:  DPRD Sumsel Puji Progres Pembangunan LRT di Palembang

 

Menurut dia, saat ini progres keseluruhan LRT sudah mencapai 55 persen. Untuk di zona 5, saat ini dalam pengerjaan pemasangan rel, finishing stasiun, pemasangan atap dan akan menutup dinding kanan dan kiri stasiun LRT Palembang.

 

“Untuk tangga stasiun itu ada gabungan, ada tangga, travelator dan lift juga. Kendala penggerakan hanya berpacu melawan waktu dan hujan,” jelas dia.

 

Dari pantauan, saat ini pembangunan stasiun masih dalam tahap pengerjaan, dari pengerjaan rel kereta, pemasangan atap, serta pengerjaan fasilitas lainnya seperti pembangunan toilet, tempat evakuasi dan lain sebagainya.

Baca Juga:  Alex Sudah Ingatkan Warga Jangan Huni Lokasi LRT

 

Kondisi di lapangan saat ini masih masih berantakan dan masih banyak peralatan yang diletakan di atas stasiun. Saat berada di bawah dan melihat ke atas memang bangunan nampak kecil. Saat berada di atas, bangunan tampak luas dan terdapat beberapa sekat pembatas antara fasilitas satu dengan yang lainnya.

 

Begitu masuk area kerja, pengunjung memang diperintahkan untuk menenakan peralatan safety first seperti rompi dan helm. Naik ke atas stasiun pun tidak langsung banyak sekaligus, tapi secara bergantian mengingat tangga naik tidak terlalu kuat.

Baca Juga:  Uji Kekerasan Tanah Lintasan LRT di Sungai Musi Butuh Waktu 2 Bulan

 

 

Beberapa fasilitas ada di dalam stasiun tersebut. Dari desain yang dipajang di dalam stasiun, ada beberapa ruang terdapat di dalamnya di antaranya ruang mesin tiket, ruang tiket, gudang, kantor stasiun, ruang rapat, ruang istirahat staf, musolah staf, mushalah pengunjung, ruang loker, ATM center, dan lainnya.

 

 

Terkait Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pekerja LRT, sambung Erwin, saat ini terus ditingkatkan. Ada yang tidak mematuhi, maka akan ditertibkan dan diberikan sanksi keluar dari lokasi.

 

 

“Intinya kita kerja dengan cepat, tapi juga aman khususnya prosedur yang diterapkan,” pungkas dia. Orio

 

 

Komentar Anda
Loading...