Setelah ke Singapura dan Jawa, Kini Gas Muba Dialirkan ke Pusri

64
Bupati Muba H Dodi Reza Alex bersama Wamen ESDM Arcanda Tahar, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, dan Walikota Palembang Harnojoyo saat Groundbreaking Pipa Gas Bumi Open Access Grissik – Pusri di Lapangan Basket Pusri, Selasa (29/8).

Palembang, BP–Kekayaan sumber daya alam (SDA) yang dimiliki Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sangat berdampak baik dan menyasar ke seluruh lapisan. Buktinya, gas yang dimiliki Muba resmi dialirkan ke perusahaan BUMN di Palembang yakni PT Pusri setelah sebelumnya gas Muba juga dialirkan ke Singapura dan Jawa.

Pada tahun pertama, volume penyaluran gas untuk memenuhi kebutuhan Pusri adalah sebesar 30 MMSCFD dan tahap selanjutnya akan bertambah menjadi 70 MMSCFD.‎ Adapun sumber gas untuk ruas ini berasal dari Lapangan Grissik COPI Kabupaten Muba dengan Pusri sebagai konsumen utamanya.

“Kami mengapresiasi dukungan Bupati dan Pemkab Muba pada pembangunan pipa gas open ruas Grissik – Pusri Sumatera Selatan guna memasok gas untuk kebutuhan energi dan bahan baku PT Pupuk Sriwidjaja (PUSRI) di Sumatera Selatan,” ujar Wamen ESDM Arcanda Tahar di sela Groundbreaking Pipa Gas Bumi Open Access Grissik – Pusri di Lapangan Basket Pusri, Selasa (29/8).

Baca Juga:  Tuai Pujian, Hal ini yang dilakukan DPMPTSP Muba kepada Peserta KTNA Lubuk Linggau

Dikatakan, ruas pipa gas Grissik – Pusri ini akan dibangun dengan diameter 20 inchi sepanjang 176 km, melewati dua kabupaten (Banyuasin dan Musi Banyuasin) serta satu kota (Palembang) di Sumatera Selatan yang membentang dari Grissik Gas Plant ConocoPhillips (COPI) di Grissik, Musi Banyuasin hingga ke plant PUSRI di Kota Palembang.

“Proyek ini ditargetkan selesai dalam 11 bulan, sehingga pasokan gas untuk kebutuhan pabrik Pusri dapat segera terpenuhi,” terangnya.

Baca Juga:  DPD PPNI Muba Periode 2017-2022 Resmi Dilantik

Lanjutnya,  kehadiran ruas pipa ini juga diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi Pusri namun juga sekaligus bisa memberikan kepastian pasokan energi ke wilayah Sumatera Selatan untuk kebutuhan industri maupun rumah tangga.

“Proyek ini juga wujud upaya demi menjaga ketahanan pangan nasional, kami berharap dukungan semua pihak terkait proses pengerjaan pembangunan pipa gas tersebut,” urainya.

Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin menyebutkan Gas di Muba akan dimanfaatkan dengan baik dan menyasar kepentingan semua lapisan. “Kali ini gas Grissik di Muba mengaliri Pusri. Kami siap mendukung kesuksesan pembangunan pipa gas ini,” tuturnya.

Dodi menambahkan, ini pembangunan pipa gas pertama di Indonesia yang mengaliri ke Perusahaan BUMN, sebelumnya gas di Muba juga dialirkan ke Singapura dan Jawa. “Muba memiliki gas cadangan terbesar dan pemanfaatan pengelolaannya harus dilakukan secara baik dan bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Baca Juga:  Dodi Nobar Dengan Komunitas Bola Linggau, SFC Menang Telak

Gubernur Sumsel Alex Noerdin menjelaskan pembangunan-pembangunan akan terus dilakukan di Sumsel dan harus didukung dengan zero konflik. “Kami  berharap pembangunan yang dilakukan Pemerintah pusat juga harus memperhatikan kondisi wilayah setempat sehingga dana bagi hasil bisa menyasar daerah-daerah yang dilalui pembangunan,” katanya.

Alex berharap, pembangunan pipa penyaluran gas ke PT Pusri berjalan lancar dan selesai tepat waktu. “Sumsel memiliki SDA yang melimpah dan akan terus dikelola dengan maksimal,” katanya.#arf

 

Komentar Anda
Loading...