Sohibul Iman: Indonesia Harus Kita Rawat Bersama

25

Jakarta, BP

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman  menegaskan, Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika yang menjadi  konsensus berbangsa dan bernegara harus sama-sama dijaga dan dirawat.

“Yang perlu kita pikirkan bagaimana membangun rasa nasionalisme di tengah gempuran arus informasi dari seluruh penjuru dunia,” ujar Sohibul Iman di Jakarta, Jumat (18/8) usai memberi sambutan pada acara Final Lomba Membaca Teks proklamasi Mirip Suara Presiden RI Pertama Soekarno.

Ketua Fraksi PKS DPR RI  Jazuli Juwaini menyatakan, Indonesia memiliki wilayah cukup luas yang terdiri dari ribuan pulau, ratusan suku, beragam bahasa dan berbagai agama merupakan sebuah kekuatan besar bila rakyat tetap bersatu. Dan para pendiri bangsa telah melahirkan Pancasila sebagai perekat berbangsa dan bernegara.

Baca Juga:  Ketua DPD RI Ajak Semua Pihak Tabayun Sikapi Perbedaan Pendapat

“Semua pihak harus dilibatkan untuk memikirkan bangsa dan negara. Tidak boleh ada kelompok atau golongan yang ditinggalkan. Jangan  ada yang merasa paling nasionalis dan paling pancasilais,” kata Jazuli.

Menurut Jazuli, peringatan HUT Kemerdekaan RI merupakan momen besar bukan saja bagi bangsa dan negara Indonesia, tetapi juga bagi bangsa lain, khusunya di Asia dan Afrika. Karena begitu Indonesia merdeka banyak bangsa-bangsa di dunia  ikut memproklamirkan kemerdekaan bangsanya.

Baca Juga:  Akhir April, Ganti Rugi Lahan Musi IV Dibayar

“Momen persatuan dan kesatuan  sangat mahal. Di sana ada darah para pejuang, ada cucuran keringat dan air mata para pendiri bangsa, dan ada pengorbanan  begitu besar dari seluruh rakyat Indonesia. Untuk itu kita semua harus menjaga warisan kemerdekaan ini dengan sungguh-sungguh karena Indonesia  milik kita bersama, bukan milik saya,” tutur Jazuli.

Baca Juga:  Soal Amanden UUD, MPR Buka Ruang Bagi Masyarakat

Proklamasi, kata Jazuli, tidak terlepas dari sosok Soekarno sang Proklamator. Kepada dialah terhimpun jejak panjang perjuangan kemerdekaan Indonesia, bagian dari founding father, serta tokoh nasionalis yang menjadi panutan seluruh rakyat Indonesia.

“Upaya Fraksi PKS menggelar perlombaan  membaca teks proklamasi mirip Soekarno  merupakan bagian dari visi perjuangan fraksi untuk mengokohkan nasionalisme Indonesia,” papar Jazuli. #duk 

 

Komentar Anda
Loading...