2017 Sumsel Mengalami Efisiensi Anggaran

16
HM Giri Ramandha N Kiemas

Palembang, BP — Ketua DPRD Sumsel HM Giri Ramandha N Kiemas mengaku kalau tahun lalu ada anggaran Sumsel defisit Rp500 miliar sehingga di tahun 2017 harus ada efisiensi untuk membayar hutang tahun lalu.

“Tahun lalu kita kurang Rp500 miliar jadi tahun ini harus diselesaikan, dengan mengefisiensi anggaran-anggaran yang ada tahun ini,” katanya, Jumat (4/8).
        Ketika ditanya apakah akan berpengaruh dengan anggaran bidang lain, Giri mengatakan akan lihat nanti karena pihaknya melakukan rapat.
“KUA PPAS belum ditandatangan, kalau sudah ditandatangan akan tahu persis, yang jelas ada efisiensi terkait dengan defisit di 2016 dibayar di 2017, otomatis kita harus mengurangi anggaran-anggaran di tahun berjalan,” katanya.
        Sedangkan Ketua Komisi IV DPRD Sumsel RA Anita Noeringhati mengakui kalau struktur APBD Sumsel mengalami penghematan apalagi Dana Alokasi Umum (DAU) Sumsel mengalami pemotongan.
“Padahal kita tahu DAU untuk  membayar pegawai, tinggal kedepan seperti apa kita belum tahu, untuk legislatif sendiri ada efisiensi juga, jadi memang situasinya semuanya prihatin,” katanya.
        Untuk APBD perubahan Sumsel dibuka dan TAPD belum siap membuat laporan rinci, karena pihaknya ingin laporan rinci dari imbas potong DAU dan tunda bayar untuk Sumsel , itu seperti apa untuk Sumsel dimana Sumsel masih mengalami defisit sekitar Rp500 miliar sekian.
“Sudah dapat Rp300 miliar  masih kurang 200 miliar, sehingga kita memberikan waktu TAPD untuk  menyusun kembali laporan yang akan disampaikan ke badan anggaran untuk menjadi bahan rapat,” katanya.#osk
Baca Juga:  Cegah Penyebaran PMK, Lalu Lintas Hewan Rentan PMK Diperketat
Komentar Anda
Loading...