Siapkan Rp2,3 Miliar Untuk Ganti Rugi

26
Pembangunan Fly Over TAA
Palembang, BP
Permasalahan lahan tetap menjadi kendala pada pembangunan Fly Over Simpang Tanjung Api-api (TAA) Palembang. Namun, permasalahan lahan yang terletak di sekitar Angkatan Udara (AU) itu sudah menemukan jalan keluarnya.
Kepala Satuan Kerja Pelaksana Jalan dan Jembatan Metropolitan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah V Demsi Saad mengatakan, bahwa AU dalam hal ini Danlanud akan menghibahkan 3.000 meter persegi untuk pembangunan proyek miliaran rupiah tersebut.
“Pembebasan lahan itu sebetulnya pembebasan lahan dengan AU karena memang tanah AU. Tapi prinsipnya dari negara ke negara artinya hibah, bukan perorangan. Jadi, Danlanud akan menghibahkan kurang lebih 3.000 meter persegi untuk jalan samping,” kata Demsi, Minggu (4/6).
Menurut dia, Mabes AU menghibahkan tanah, ada beberapa bangunan dan tanam tumbuh yang nantinya akan diganti rugi yang dialokasikan dananya oleh Pemerintah Kota Palembang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan.
“Ganti rugi itu akan terealisasi pada September mendatang karena saat ini baru diusulkan. Dananya Rp2,3 miliar untuk pembebasan bangunan dan tanam tumbuh. Kebanyakan bangunan disitu semi permanen,” jelas dia.
Ia juga menjelaskan, saat ini proses hibah sedang berjalan. Meskipun hibah masih dalam proses, pihak AU bisa menjanjikan bahwa PT Modern Widya Technical selaku kontraktor bisa tetap bekerja disitu.
Saat ini, lanjut dia, progres pembagunan proyek ini sudah mencapai 43,65 persen, sedangkan progres keuangannya mencapai 47,4 persen. Nilai kontrak dari fly over ini dengan panjang 460,74 meter tersebut totalnya Rp159,5 miliar. Di 2016 sudah terealisasi Rp66,96 miliar, sementara untuk tahun ini sudah Rp80,044 miliar.
“Ini ditargetkan selesai 30 Maret 2018 mendatang,” singkat Demsi.
Pembangunan fly over bukan hanya di Simpang TAA Palembang, masih dilanjutkannya, melainkan juga di Simpang Keramasan pun saat ini sedang dalam proses pembangunan. Untuk di Simpang Keramasan saat ini sedang persiapan untuk pier head.
“Ada satu pier yang belum di persimpangan, yang laen sekarang tinggal pier head kemudian menyiapkan jalan pendekatan,” tutur dia.
Demsi juga menginformasikan, saat ini progres fisik pembangunan mencapai 29,11 persen, sementara dananya mencapai Rp31,06 persen. Nilai kontrak sendiri multiyears dua tahun Rp236 miliar yang terdiri dari 2016 sebesar Rp66,969 miliar, sementara tahun ini Rp114,977 Miliar.
“Sama dengan Fly Over Simpang TAA, Fly Over Simpang Kerasaman pula ditargetkan selesai 30 Maret 2018. Sejauh ini tidak ada kendala, pembebasan lahan juga sudah selesai,” pungkas dia. #rio
Baca Juga:  Naik Becak, Dodi Reza dan Alex Noerdin Kawal Kampanye Terbuka Jokowi di Palembang
Komentar Anda
Loading...