OJK Apresiasi Gubernur Tarik Dana Infrastruktur

23

Palembang, BP

Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin bersama Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad meresmikan gedung kantor OJK Regional 7 Sumbagsel di Jalan Residen Abdul Rozak Nomor 99 Palembang, Selasa (4/4).

Kantor OJK Regional 7 Sumbagsel merupakan mitra pemerintah daerah (pemda) yang tercermin dari program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sumsel dan Tim Kerja Satgas Waspada Investasi Provinsi Sumsel. Hadirnya kantor OJK di Sumsel tujuannya untuk membantu pemerintah daerah, baik melalui terobosan di bidang keuangan maupun membuka fasilitas keuangan.

Alex Noerdin mengatakan, pemerintah menyambut baik peresmian gedung kantor ini yang berarti bertambahnya fasilitas untuk mendukung pembangunan di Sumsel. “Sumsel memang merupakan provinsi yang melakukan pembangunan berbagai bidang yang lebih besar dibanding provinsi lain,” katanya.

Baca Juga:  Tak Laksanakan PSL Masuk Ranah Pidana

Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumsel Alex Noerdin yang mampu menarik dana pembangunan infrastruktur besar-besaran sehingga berdampak pada peningkatan investasi Sumsel dan meningkatnya indeks keuangan Sumsel. “Banyak provinsi lain yang kondisinya di bawah indeks keuangan nasional,” katanya.

Selain itu, Muliaman juga mengapresiasi Gubernur, yang sudah membentuk Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sumsel dan Tim Kerja Satgas Waspada Investasi Provinsi Sumsel.

Menurutnya, TPAKD Provinsi Sumsel merupakan yang pertama dibentuk dari seluruh provinsi. Mencerminkan pimpinan daerah Sumsel sangat konsen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Sumsel menjadi pelopor pembangunan infrastruktur diiringi dengan pemberdayaan masyarakat yang terus berkembang. Saya yakin Sumsel bisa menjadi provinsi yang menonjol di Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga:  Voli Pantai Putra Indonesia Melaju ke Final

Kepala OJK Regional 7 Sumbagsel Panca Hadi Suryatno mengungkapkan, cakupan wilayah kerja kantor OJK Regional 7 Sumbagsel meliputi Sumsel, Lampung, Jambi, Bengkulu, dan Kepulauan Bangka Belitung.

Menurutnya, berdasarkan hasil survei indeks literasi dan inklusi keuangan tahun 2016, keuangan Provinsi Sumsel mengalami peningkatan yaitu indeks literasi keuangan 31,64 persen dan indeks inklusi keuangan 73,09 persen dari sebelumnya tahun 2013 sebesar 23,25 persen dan 66,75 persen. “Indeks ini melampaui indeks tingkat nasional yang masing-masing sebesar 29,7 persen dan 67,8 persen,” ujarnya.

Baca Juga:  Sakit, Seorang Jemaah Belum Bisa Pulang

Panca mengungkapkan, peresmian kantor baru OJK ini juga diikuti peresmian ruang pusat edukasi, layanan konsumen, dan akses keuangan UMKM (Pelaku) dan perpustakaan ‘Cafe Ilmu’. Keduanya menempati lantai 1 gedung yang di antaranya merupakan area layanan publik, aula, ruang penyidikan, dan ruang wawancara.

“Gedung ini sudah kita tempati sejak 1 Januari 2016 lalu dan sudah dilakukan renovasi selama tiga bulan untuk menunjang kinerja dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di bidang keuangan,” katanya.# adv

Komentar Anda
Loading...