Dodi-Beni Janji Ciptakan Pemerintahan Bersih

12

Palembang, BP

Setelah berhasil memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Musi Banyuasin, pasangan H Dodi Reza Alex dan Beni Hernedi dipastikan menjadi bupati dan wakil bupati Kabupaten Muba.

Sembari menunggu rekapitulasi selesai dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Muba, Dodi-Beni akan melakukan koordinasi internal tentang apa saja agenda yang akan dilakukan untuk memajukan Kabupaten Muba.

Wakil Bupati Musi Banyuasin terpilih Beni Hernedi mengaku dirinya dan Bupati Muba terpilih, H Dodi Reza Alex, sedang melakukan komunikasi internal.

“Setelah ini akan ada penjelasan resmi dari kami apa-apa yang akan kami lakukan dalam waktu mendesak. Yang jelas, saya tinggal melanjutkan saja, karena rencana yang dilaksanakan tahun ini juga adalah rencana yang saya susun, seperti 2017 ini perencanaan di 2016. Artinya saya yang merencanakan dan akan melaksanakannya setelah dilantik, jadi menurut saya on the track terutama fokus di infrastruktur,” katanya kepada wartawan di kantor DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Sumsel, Senin (20/2).

Baca Juga:  Kuyung Kupek Muba Berhasil Jadi Wakil I Putra Putri Sriwijaya

Beni memastikan kalau dirinya dan H Dodi Reza Alex akan menciptakan pemerintahan yang bersih di Muba, apalagi dirinya sebelumnya sudah memiliki pengalaman dan tidak ingin Muba jatuh di lubang yang sama.

“Pemerintahan yang bersih ini dapat terwujud dengan baik kalau ada tauladan dari pemimpinnya. Oleh karena itu saya yakin dan kami berkomitmen ke depan, in sya Allah akan menjaga marwah ini. Kabupaten ini Muba harus bangkit tentu dengan pengalaman-pengalaman dua tahun lalu sampai sekarang menjadi beban di Muba,” katanya.

Untuk itu perlu ada pengawasan dari DPRD  dan memperkuat inspektorat. “Dan di Muba sekarang sistem dan perangkat pengawasan itu sudah kita siapkan dan tinggal dilanjutkan di pemerintahan kami berikutnya,” katanya.

Beni menambahkan, masalah keuangan daerah sudah direncanakan secara baik dengan belanja seefisien mungkin pada awal tahun 2017. Terutama untuk meningkatkan PAD dari sektor migas yang hampir 65-70 persen penyumbang APBD Muba.

Baca Juga:  Eksekutif dan Legislatif di Muba Sepakat, Kembangkan Fasilitas RSUD Untuk Masyarakat

“Kalau untuk dana bagi hasil itu semuanya sudah ada skema dari undang-undang jadi saya rasa itu tidak perlu dipersoalkan, walaupun sedikit kurang adil karena daerah cuma kebagian 6 persen dari itu,” katanya.

Beni juga mengaku bersyukur tahapan pilkada Muba berjalan dengan baik. Hari ini seluruh kecamatan sudah melakukan rekapitulasi dan penetapan hasil tingkat kecamatan dan tinggal penetapan suara di KPU Muba pada 24 Februari mendatang.

“Bersyukur ini dilalui tanpa ada hal-hal yang mencederai demokrasi, ini paling penting, Muba kondusif ,” katanya.

Selain itu dirinya bersama Bupati Muba terpilih H Dodi Reza Alex mengucapkan terima kasih kepada mesin partai politik, termasuk PDI Perjuangan dan Partai Golkar yang mulai tahapan awal dan pemilihan suara bekerja dengan baik di lapangan. Mesin politik kedua partai ini menurutnya, terbukti sangat efektif dalam mengamankan suara di Muba.

Baca Juga:  Maksimalkan Syiar Islam Bagian Barat, Bupati DRA Dukung Pembangunan Ponpes Al Ibrohimi Gresik

“Semua kecamatan menang, bersyukur sekali, malahan di atas 50 persen, rata-rata 70 persen di atas. Cuma ada satu kecamatan yang di bawah 70 persen, yakni Kecamatan Lawang Wetan. Jadi semua kecamatan menang, artinya ini patut disyukuri karena kami mendapatkan dukungan seluruh masyarakat Muba. Dan alhamdulillah kampanye yang kami lakukan dengan menyentuh dan berdialog di tiap kecamatan dan desa efektif dan mohon dukungannya waktunya nanti janji politik pada saat kampanye adalah suatu kewajiban yang harus diwujudkan pada saat menjabat atau sedang memimpin pemerintahan di kabupaten Muba,” katanya.

Dirinya melihat situasi politik di Muba cair dan tinggal dengan pasangan calon nomor 2, Amiri-Toha, pihaknya sudah melakukan koordinasi dan komunikasi.#osk

Komentar Anda
Loading...