Pemilihan Kiper Jangan ‘Blunder’

11

Sriwijaya FC VS Perseru

Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring

Rabu (27/7) pk.16.00 WIB

1Yogi Triatna
Yogi Triana

Palembang, BP

Sektor penjaga gawang masih menjadi masalah pelik saat Sriwijaya FC (SFC) menjamu Perseru Serui, pada pekan ke-12 Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016, Rabu (27/7). Pasalnya, Laskar Wong Kito belum bisa memainkan penjaga gawang utama Teja Paku Alam, meski dia sudah mengikuti latihan bersama tim.

Praktis, SFC masih akan memainkan Yogi Triatna sebagai pilihan utama. Penampilan Yogi sendiri tidak bagus-bagus amat. Dia sudah kemasukan empat gol dari dua laga yang sudah dilakoninya musim ini. Artinya, SFC harus bisa mengatasi kelemahan ini andai tidak masuk kembali kemasukan gol dari pemain Perseru.

“Kami sudah melakukan evaluasi usai menghadapi Persela untuk tampil lebih baik melawan Perseru. Hasil imbang melawan Persela bukan hanya kesalahan Yogi dan tidak adil jika dia yang harus menanggungnya. Saya pikir tidak ada blunder yang dilakukannya dan kita harus fokus ke laga selanjutnya,” kata Pelatih SFC Widodo Cahyono Putro, Senin (25/7).

Baca Juga:  Fachrudin Siap Matikan Si Ular Piton

Terkait melawan Perseru, dia sudah mendapat gambaran mengenai kekuatan calon lawan yang akan mereka hadapi di pekan ke-12 Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016, Rabu (27/7). Widodo bersama punggawa SFC telah melihat permainan Perseru ketika dikalahkan Arema Cronus 0-3. Walau menelan kekalahan telak, Widodo menilai tim Kuda Laut Oranye mempunyai pertahanan yang bagus. Menurutnya, meski kalah telak dari tuan rumah Arema Cronus, namun tim asal Papua ini punya kemampuan yang tidak bisa dianggap remeh.

“Mereka punya gaya bertahan yang kompak dan seperti tim asal Papua lainnya punya kecepatan, di babak kedua melawan Arema terlihat Perseru pun sangat merepotkan,” ujar pelatih asal Cilacap ini.

Baca Juga:  Tak Berani Ikut Kejuaraan Antar Kampung

“Saya dan juga anak-anak sudah menonton laga Perserui. Meski mereka kalah, saya nilai tim ini punya pertahanan yang cukup kuat. Arema harus kesulitan untuk menembus pertahanannya. Lihat saja dari gol-golnya, semua dari proses bola mati,” ungkap Widodo.

“Saya harap anak-anak konsentrasi, dan harus bermain lebih bagus lagi, mesti bisa menjaga keseimbangan antara menyerang dan bertahan. Dari evaluasi, kita kerap melupakan pertahanan, sehingga bisa ditembus lewat serangan balik cepat,” tukasnya.

Selain itu, Widodo mengaku tidak terlalu mengenal baik sosok Hanafi, pelatih yang sekarang menangani Perseru.

“Beliau adalah pelatih yang sangat senior dan jauh diatas saya. Namun saya pribadi mengesampingkan semua itu dan lebih fokus mempersiapkan tim SFC, semua kesalahan sewaktu melawan Persela tidak boleh terjadi lagi. Laga ini sangat penting buat kami untuk mengembalikan kepercayaan diri dan agar tidak terlalu jauh tertinggal di klasemen sementara,” tambahnya.

Baca Juga:  Runner Up Tetap Prestasi Bagi Tim Dengan Persiapan Singkat

Fisioterapis SFC Sigit Pramudya mengatakan, kondisi Teja belum 100 persen bugar, walau sang pemain sudah mengikuti latihan tim. Sigit menyatakan, Teja masih harus menjalani pemulihan lebih dulu setelag terserang sakit.

“Teja tampaknya masih jauh untuk turun lawan Perseru. Dia masih harus memulihkan fisiknya dulu. Bahkan bobot badannya sempat turun tiga kilogram, jadi harus dinaikkan dulu,” jelas Sigit.

Sedangkan gelandang Ichsan Kurniawan dipastikan bisa tampil penuh di pertandingan pekan depan. Ichsan sempat mendapatkan cedera pascabenturan keras dengan pemain Persela Lamongan, dan sempat ditandu ke luar lapangan.

“Alhamdulilah, Ichsan tidak mendapat kendala apa pun. Waktu itu kita lindungi dia, dan langsung digantikan Airlangga Sucipto,” tutupnya.#fer

 

Komentar Anda
Loading...