Personel SAR Standby Saat Mudik

19

193610_pasukanPalembang, BP
Menjelang puncak arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1437 H, Kantor SAR Palembang menyiagakan personel serta peralatan dan perlengkapan di dua posko.

Kepala Kantor SAR Palembang Budi Cahyadi menjelaskan, persiapan arus mudik lebaran tahun ini pihaknya menyiagakan personel dan peralatan di Posko Tanjung Api-Api dan Posko terpadu di Bandara SMB II Palembang.

“Sebenarnya kami sudah bergerak sejak H-15. Kami menyiapkan peralatan, personel, pengecekan, sampai dengan kapal, dan perahu karet di lapangan,” ujar Budi di Kantor SAR Palembang.

Pada H-7 ini pihaknya juga sudah melakukan pergerakan di posko terpadu bandara SMB II Palembang. Selain menempatkan  personil juga menyiagakan berbagai peralatan di  posko taktis di Tanjung Api-Api.

Baca Juga:  Ibu - Ibu Protes Soal  PPDB SMP , Aripin Kalender : " Apo Nak Di suruh Tawuran Atau Nak Disuruh Jadi Begal Anak- Anak Kito"..  

“Posko taktis kita ini dilengkapi berbagai peralatan lengkap untuk evakuasi. Nanti pada H-5 kami memetakan lonjakan penumpang sudah mulai terjadi. Sehingga personil ditempatkan di tanjung api-api relatif lebih banyak dibanding tahun lalu beserta Kapal Khusus SAR 40 meter dan Sea Rider 9,5 meter, serta peralatan lainnya,”jelasnya.

Budi menambahkan, pihaknya juga menyiagakan personil yang mobile di berbagai terminal untuk membantu jalur darat.  Ada pula personil yang berpindah-pindah di beberapa terminal.

“Kami pun membawa rescue truk yang isinya alat estrikasi atau alat evakuasi korban di reruntuhan bangunan. Disamping itu siaga di kantor juga tetap dilakukan untuk melayani masyarakat. Selain itu untuk posko Pagaralam kita ada 6 personil yang lakukan siaga lebaran,” jelasnya.

Baca Juga:  Green Growth Sumsel Jadi Perhatian Dunia di Hawaii

Untuk menyikapi siaga lebaran pihaknya sudah siap dengan kemampuan yang ada dan lebih dioptimalkan. Berkaca dari siaga arus mudik tahun lalu, Budi menjelaskan, pada posko di TAA yang memasuki tahun kedua ini dilakukan penambahan peralatan yang lebih lengkap.

Sebab untuk di posko TAA yang merupakan area perairan maka ditambahkan sarana prasarana baru berupa  kapal baru 40 meter.

“Peralatan sudah disiagakan di sana dan khusus kapal 40 meter mulai H-4 siaga sampai sekitar H+3. Personil 8-13 orang. Sea Rider 9,5 meter memiliki kecepatan 40 knot sehingga memang cepat menjangkau titik lokasi jika dibutuhkan,” imbuhnya.

Budi menambahkan, penambahan sarana itu dimaksud juga sebagai bentuk antisipasi adanya dampak Lanina sehingga memungkinkan ombak naik turun. Untuk potensi kecelakan darat, lanjut Budi, pihaknya sengaja menyiagakan personil dan berbagai kendaraan. Sehingga jika melihat dan mendapat laporan hotline 115 maka personilsegera meluncur.

Baca Juga:  DPW PGK Sumsel  Tolak Segala Bentuk Kekerasan Terhadap Aktivis dan Pejuang HAM

“Masyarakat bisa hubungi kita di 115, jangan sampai korban yang seharusnya masih bisa diselamatkan namun karena lambat atau salah penanganan jadi meninggal dunia. Kam akan membantu masyarakat seoptimal mungkin,”pungkasnya.

Sementara itu, Humas Kantor SAR Palembang Taufan menambahkan, para personil disiagakan di dua posko utama yang ada. “Kita standby dan berupaya dapat jalani tugas secara optimal, jadi meskipun lebaran kami tetap siaga,” pungkasnya. #idz

Komentar Anda
Loading...