Juni 2016, Presiden Jokowi Resmikan Pabrik Pusri II B

13
DSCN4696
Manajer Humas PT Pusri Sulfa Ganie

Palembang, BP

Proyek pembangunan pupuk modern milik PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) II B Palembang saat ini tinggal peresmian. Proyek Pusri II B yang dikerjakan sejak April 2013 lalu itu  siap beroperasi menggantikan pabrik Pusri II yang sudah tidak efisien lagi. Pabrik Pusri II B yang dibangun dengan dana sindikasi perbankan nasional dan asing akan diresmikan Juni 2016.
“Insya Allah yang meresmikannya adalah Presiden dan para pejabatnya Juni 2016,” kata Manajer Humas PT Pusri Sulfa Ganie usai ditemui pendemo dari Pergerakan Aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat Sumatera Selatan (Gerak-LSM Sumsel) di Jalan Mayor Zen, Kecamatan Kalidoni, Palembang, Jumat (8/4).
        Menurut Sulfa, kapasitas pupuk yang dihasilkan 900 ribu ton. ”Dengan adanya tambahan Pusri II B itu yang lama sebelum ini 2.000.040 jadi sekitar 2.650.000 ton,“ katanya.
      Pupuk ini akan lebih diutamakan untuk pasokan dalam negeri sisanya untuk komersial. Sebelumnya pabrik Pusri II B dibangun dengan menggunakan teknologi KBR Purifier Technology untuk pabrik amoniak dan teknologi Acces 21 milik Toyo dan Pusri sebagai co-licencor untuk pabrik urea.
Kapasitas produksi terpasang pabrik amonia mencapai 2.000 ton per hari atau 660.000 ton per tahun dan kapasitas pabrik urea 2.750 ton per hari atau 907.500 ton per tahun.
Pabrik Pusri II B dengan teknologi baru, selain ramah lingkungan juga menghemat bahan baku gas, dengan rasio pemakaian gas per ton produk 31,49 MMBTU per ton amonia dan 21,18 MMBTU per ton urea.
Jika pabrik Pusri II B  dioperasikan dapat meningkatkan produksi pupuk urea hingga 2,61 juta ton per tahun dari kapasitas produksi terpasang yang dimiliki sekarang ini.#osk
Baca Juga:  Penggemar Pinjol Wajib Dibaca, 10 Aplikasi Pinjam Uang Berbasis Syariah dengan Izin OJK
Komentar Anda
Loading...