BPTU Sembawa Kekurangan Tenaga Sekser

132
IMG_1290
Sekser BPTU Sembawa Ahmad Tauhid sedang memilah ayam KUB sesuai jenis kelaminnya.

Palembang, BP
Pemilahan ternak ayam sesuai jenis kelamin (seksing) penting dilakukan bagi para peternak ayam petelur. Namun tenaga ahli pemilah atau biasa disebut sekser, terutama di Balai Pembibitan Ternak Unggul (BPTU) dan Hijauan Pakan Ternak (HPT) Sembawa, Kabupaten Banyuasin masih kurang.

BPTU HPT Sembawa diketahui sebagai satu-satunya BPTU di Indonesia yang mengembangbiakkan ternak unggul jenis ayam. Saat ini, terdapat 8.773 ayam dari empat jenis ayam yakni Ayam Arab, Kapas, Kampung Unggul Balitnak (KUB), dan Merawang yang dikembangbiakkan di sini sejak 2013 lalu.

Kepala BPTU HPT Sembawa Nugroho Budi Suprijatno mengatakan, kegiatan seksing sangat penting dilakukan agar jumlah telur yang didapat dari ayam dapat diprediksi dan sesuai dengan kehendak peternaknya.

“Ayam diambil oleh peternak kan sejak baru menetas. Ayam-ayam DOC (day old chick atau ayam umur sehari) memang sulit dibedakan jenis kelaminnya oleh orang awam. Makanya kegiatan seksing menjadi penting apabila kita membeli ayam agar tahu mana betina dan jantan,” tuturnya, Jumat (8/4).

Baca Juga:  Firdaus Hasbullah Lantik DPD PGK Kabupaten OI

Waktu dari ayam DOC hingga menjadi dewasa dan bisa menghasilkan telur adalah lima bulan. Bila peternak tidak mengetahui jenis kelamin ayam sejak kecil hingga siap menetas pada bulan ke lima, peternak tentu akan merasakan kerugian waktu apabila kebanyakan ayam yang dimilikinya adalah jantan.

Saat ini hanya ada satu ahli sekser di BPTU Sembawa, yakni Ahmad Tauhid. Sejak BPTU Sembawa melakukan kembangbiak ayam, Ahmad langsung mengabdikan dirinya menjadi sekser di lembaga pemerintahan ini. Padahal bila dirinya bekerja di perusahaan peternakan, keahliannya sebagai sekser bisa mendatangkan penghasilan perbulan hingga Rp25 juta.

“Saat ini kami baru punya satu sekser. Pak Ahmad sudah sejak 1978 menjadi sekser. Idealnya kami butuh satu lagi. Pak Ahmad kini sedang melatih tiga sekser lagi. Bila semuanya sudah ahli, sudah cukuplah ahli seksing di sini,” ujar Nugroho.

Dalam sepuluh menit, Ahmad bisa memilah 100 ekor ayam. Dibandingkan ayam lain, alat reproduksi ayam arab DOC lebih kecil. Tingkat akurasi Ahmad dalam seksing ayam arab mencapai 96 persen, sedangkan untuk ayam lainnya 98, dua persen lebih tinggi.

Baca Juga:  PASI Sumsel Dipercaya Duduk Dalam Tim Sembilan

“Ahli seksing sangat penting dimiliki oleh UPT pemerintah seperti ini. Sayang sekali pelatihan khusus seksing ini belum ada di fakultas-fakultas peternakan di Indonesia. Pak Ahmad sendiri belajarnya di Jepang,” tutur Nugroho.

Ayam arab yang diternakkan di BPTU Sembawa terbagi menjadi dua jenis, yakni arab silver dan arab golden, sesuai dengan warna bulunya. Secara rinci, total 5.726 ekor ayam arab silver dikembangbiakkan. Sebanyak 704 diantaranya jantan, 4.885 betina, dan 137 belum terklasifikasikan.

Sedangkan Ayam Arab Golden berjumlah 363 ekor yang terbagi dari 31 ekor jantan, 242 ekor betina, serta 90 diantaranya belum terklasifikasikan. Dalam setahun, seekor ayam arab dapat memproduksi telur rata-rata 160-200 telur dengan usia umur bertelur pertama 23 minggu setelah siap betelur pada usia ayam lima bulan.

Baca Juga:  Forwida Dan Kesultanan Palembang Darussalam Sepakat Jalin Kerjasama

Terdapat 809 ekor Ayam Merawang di BPTU Sembawa. Sebanyak 159 ekor jantan, 614 ekor betina, dan 34 belum terklasifikasikan. Ayam Merawang merupakan rumpun ayam buras (bukan ras) atau biasa disebut ayam kampung oleh masyarakat, dan merupakan tipe ayam pedaging. Seekor Ayam Merawang dapat menghasilkan 125-130 telur per tahun.

Untuk Ayam KUB, terdapat 1.688 ekor dengan 20 jantan dan 1.488 betina. BPTU HPT Sembawa mulai mengembangbiakkan Ayam KUB sejak 2015. Selain sebagai ayam kampung petelur, Ayam KUB juga sebagai ayam kampung pedaging karena pertumbuhan badannya yang cukup baik seperti Ayam Merawang.

Saat ini program penggaluran (pemurnian ras) ayam arab Sembawa memasuki generasiketiga dan tahap mempertahankan galur. “Tujuan program ini adalah untuk memperbaiki mutu genetika ayam arab di BPTU HPT Sembawa sehingga terbentuk bibit unggul Ayam Arab Sembawa,” tandasnya. #idz

Komentar Anda
Loading...