Perusahaan Bantu Bangun Venue Olahraga
Palembang, BP
Setelah PT Bukit Asam Persero menyumbangkan Rp149 miliar untuk pembangunan Convention Hall di Jakabaring Sport City (JSC), PT Pertamina dan PT Sinar Mas pun menyumbang demi kelancaran penyelenggaraan Asian Games 2018.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Sumsel Baksyaruddin Akhmad mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menggandeng sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan swasta (BUMS) untuk membangun dan merenovasi venue olahraga di JSC karena anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) minim.
Pihaknya sejak beberapa waktu lalu sudah menawarkan ke beberapa BUMN dan BUMS yang berlokasi di Sumsel untuk pembangunan venue. “Dari sejumlah BUMN/BUMS itu, baru PT Bukit Asam yang sudah benar-benar menyumbangkan pembangunan Convention Hall senilai Rp149 miliar. Beberapa lagi masih kami rayu, dan insya Allah mereka memberikan jawaban yang menyenangkan,” tuturnya.
Direncanakan corporate social responsibility (CSR) dari PT Pertamina bakal dibangun venue panjat tebing dan PT Sinar Mas bakal membangun polo air. Ada juga beberapa perusahaan lain yang ditawari pembangunan venue lain seperti PT Pusri.
Baksyarudin menjelaskan, PT Bukit Asam bakal membangun Convention Hall di atas lahan seluas 5,8 hektar dengan luas bangunan 10.668,6 meter persegi. Lahan parkir didesain mampu menampung 132 mobil, 288 motor, dan 12 bus sekaligus dalam satu waktu.
Bila digunakan untuk pagelaran musik dan konser, bisa menampung 1.296 orang carnival (berdiri) dan 2.696 kursi tribun. Dalam penyelenggaraan pertandingan, selain tribun permanen yang sudah ada tersebut, juga dapat ditambah dengan tribun portable dengan daya tampung 396 orang. Gedung yang bisa disewakan untuk pesta perkawinan pun dapat menampung 778 orang sekaligus.
“Sebagai bentuk terima kasih, kita akan memperbolehkan mereka memasang spanduk atau nama di bangunan tersebut. Tapi kepemilikan bangunan akan kembali ke pemerintah daerah dan JSC,” beber dia.
Bakhsyarudin mengatakan, rencana pembangunan venue tersebut bakal dilakukan pada tahun ini juga. Dan ditargetkan semuanya bisa selesai pada 2018 atau sebelum pelaksanaan Asian Games tersebut.
Sebelumnya, Gubernur Sumsel Alex Noerdin berharap semua perusahaan baik milik negara atau swasta bisa berkontribusi mendukung Sumsel sebagai tuan rumah Asian Games. Contohnya dengan membangun venue atau fasilitas lain di JSC, untuk pembangunannya menggunakan dana CSR masing-masing perusahaan.
“Kami meminta semua perusahaan yang operasionalnya ada di Sumsel. Bantu bangun venue, dan saya minta semua pembangunan itu bisa dibangun secepatnya dan selesai Januari 2018. Kita sudah dapat beberapa jawaban dari beberapa perusahaan. Mereka semua bakal membantu. Memang tidak bisa secara keseluruhan, tapi kita harapkan bertahap,” ujarnya.#idz