Turunkan SBDK Tunggu Pusat
Palembang, BP
PT Bank Danamon Wilayah Palembang mengklaim, belum mendapat perintah untuk mengubah suku bunga kredit dari kantor pusat. Pihaknya saat ini masih mempelajari dimana bunga kredit setiap segmen dipengaruhi oleh profil risiko nasabah, jenis agunan dan industri yang dibiayai.
BCO Danamon Wilayah Palembang Farid Munandar kepada wartawan mengatakan, Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) belum tentu sama dengan besarnya suku bunga kredit yang dikenakan ke nasabah. Hal ini disebabkan SBDK belum memperhitungkan premi risiko yang besarnya tergantung dari penilaian bank terhadap risiko masing-masing debitur.
“Kita masih menunggu keputusan dari atas (kantor pusat). Kalau mereka turunkan maka kami akan mengikuti. Jika ada informasi dari pusat maka akan segera disebarluaskan kepada masyarakat luas,” terangnya.
Demikian, nyatanya penurunan BI Rate tidak serta merta secara otomatis menurunkan suku buka pinjaman di suatu bank. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel, Hamid Ponco Wibowo mengatakan, kebijakan penurunan suku bunga tersebut sudah sesuai perhitungan yang dilakukan untuk menyokong range target pertumbuhan ekonomi.
“Saya rasa saat ini level suku bunga acuan sudah cukup ideal dengan kondisi perekonomian saat ini,” kata dia. Penurunan BI Rate dilakukan bertahap disesuaikan dengan kebutuhan ekonomi pada saat itu.
Dijelaskan Ponco, dalam menentukan kebijakan terkait suku bunga acuan. Pihaknya harus tetap memperhitungkan sejumlah aspek yang akan berpengaruh terhadap stabilitas perekonomian. “ Jadi harus dilihat dalam beberapa sisi, tidak hanya dalam satu sisi saja,” ujarnya.
Dia berpendapat, sebagai upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas perekonomian selain kebijakan suku bunga acuan, sebelumnya BI juga sudah mengeluarkan beberapa kebijakan terkait pelonggaran lembaga keuangan.
“Kami berharap perbankan juga dapat segera merespon dengan turun menurunkan tingkat suku bunganya. Dengan demikian, target pertumbuhan ekonomi khususnya di Sumsel akan dapat tercapai,” katanya.#ren