Gubernur Dampingi Panglima TNI Kunker ke Sumsel
Palembang, BPPanglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo beserta rombongan, Kamis (24/3), melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kodam II/Sriwijaya, Palembang. Kedatangan Panglima TNI beserta rombongan dengan menggunakan pesawat TNI Angkatan Udara disambut Pangdam II/Swj Mayjen TNI Purwadi Mukson SIp, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, Kapolda Sumsel Irjen Pol Djoko Prastowo, Kasdam II/Swj Brigjen TNI Komaruddin Simanjuntak, SIp, MSc, Danlanud Palembang Kolonel Pnb Ronald Lucas Siregar, ST, Danlanal Palembang, Pimpinan PT Sinar Mas, dan pejabat teras Kodam II/Swj serta perwakilan Persit KCK PD II/Swj di Bandara SMB II/Palembang.
Panglima TNI beserta rombongan tiba di Bandara SMB II Palembang sekitar pukul 09.00, selanjutnya menuju ruang transit VIP Bandara SMB II, Palembang. Panglima TNI beserta rombongan didampingi unsur FKPD Sumsel, selanjutnya dengan menggunakan pesawat heli menuju Lapangan PT OKI Pulp Paper & Miils Sungai Baung, Air Sugihan, Kabupaten OKI dalam rangka launching Desa Makmur Peduli Api (DMPA) dan Apel Siaga Api.
Usai melaksanakan launching Desa Makmur Peduli Api (DMPA) dan Apel Siaga Api Sungai Baung, Air Sugihan, Kabupaten OKI, Panglima TNI beserta rombongan dengan pesawat heli kembali ke Bandara SMB II, Palembang dan tiba sekitar pukul 14.00.
Sebelum kembali ke Jakarta, bertempat di ruang transit VIP Bandara SMB II Palembang, Panglima TNI memberikan arahan dan atensi kepada para pejabat Kodam II/Swj. Dalam arahannya Panglima TNI antara lain menekankan bahwa sesuai instruksi Presiden RI Joko Widodo agar Kodam II/Swj bekerja sama dengan Polri, Pemda, BNPB, perusahaan dan unsur terkait lainnya membantu pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Panglima TNI juga menekankan agar terus dilakukan pengecekan dan pengawasan terhadap blocking kanal dan lahan gambut yang rawan terbakar pada musim kemarau serta menurunkan aparat intelijen untuk melakukan pengawasan.
“Segera tangani dan laporkan bila terjadi kebakaran hutan dan lahan, jangan sampai terjadi kebakaran membesar, baru dilaporkan kepusat, agar pusat dapat segera memberikan bantuan”, tandasnya.
Panglima TNI juga menekankan agar TNI membantu memberantas narkoba, mengingat saat ini Indonesia sudah berada dalam darurat Narkoba, bahkan bahaya narkoba sudah melebihi bahaya ancaman terorisme. Terkait masalah terorisme, Panglima TNI menekankan agar dihidupkan kembali tiga pilar desa, yakni Kepala Desa/Lurah, Babinsa dan Babin Kamtibmas dalam mencegah aksi terorisme.#osk