Bulog Baru Salurkan 6.750 Ton Raskin di Sumsel

16

imagesPalembang, BP
Perum Bulog Divisi Regional Sumatera Selatan dan Bangka Belitung hingga 23 Maret lalu baru menyalurkan 6.750 ton beras raskin untuk masyarakat miskin di kota/kabupaten Sumsel.

Kepala Perum Bulog Divre Sumsel dan Babel Miftahul Adha mengatakan, sejauh ini dalam penyaluran raskin belum terdapat kendala yang signifikan seperti terhalang banjir. Hanya saja, penyaluran sedikit lebih lambat.

Baca Juga:  Mark-up Harga Raskin Bisa Dipidanakan

Hal ini dikarenakan beberapa daerah masih mengurus administrasi dan ada daerah yang masih melakukan sosialisasi oleh pemerintah setempat kepada masyarakatnya. Hingga saat ini daerah yang belum tersalurkan raskinnya adalah Ogan Komering Ilir (OKI), karena masih sosialisasi.

“Penyaluran raskin hingga kemarin sudah tersalurkan 6.750 ton, baru tersalur sebesar itu dari rencana alokasi raskin Januari, Februari, Maret, sebanyak 19.000 ton, karena penyalurannya memang baru dimulai akhir Februari 2016,” katanya, Kamis (24/3).

Baca Juga:  Serapan Raskin OKI Baru 3,86 Persen

Ia mengatakan, pihaknya juga sudah mengambil langkah awal dengan sosialisasi ke kabupaten dan kota di Sumsel. “Kendalanya di kabupaten dan kota itu bagaimana menyosialisasikan sampai kecamatan dan desa untuk segera bisa menebus raskin,” terangnya.

Menurut Miftahul Adha, harga beras raskin Rp1.600 per kilogram dan rumah tangga sasaran menerima sebanyak 15 kilogram per rumah tangga sasaran (RTS). Sementara untuk pendistribusian raskin ke daerah-daerah di Sumsel menggunakan perahu cepat (speed boat), tongkang, dan truk.#pit

Komentar Anda
Loading...