Banjir, Tiga SD Diliburkan
Baturaja, BP
Banjir yang bekepanjangan di wilayah Bumi Sebimbing Sekundang, berdampak bagi para siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya (KPR), Ogan Komering Ulu (OKU). Akibat banjir tersebut, gedung sekolah digenangi air sedalam 50cm hingga satu meter. Kondisi ini membuat pihak sekolah terpaksa meliburkan siswanya.
Setidaknya ada tiga sekolah dasar (SD) di wilayah itu yang terpaksa meliburkan siswanya yakni SDN 162 Desa Rantau Panjang, SDN 174 Desa Kampai dan Sekolah Dasar Lubuk Kemiling.
“Kita terpaksa meliburkan para siswa karena banjir yang melanda tak kunjung surut,” ungkap Kepala Sekolah SDN 174 Desa Kampai Yudo, Minggu (20/3).
Yudo mengaku, sudah sepekan pihaknya meliburkan sekolah karena jalan menuju gedung sekolah tersebut digenangi air dengan kedalaman 50- 70cm.
“Memang ruang belajar belum terandam banjir, hanya ruangan kantor dan laboratorium yang sudah terendam sedalam 30cm. Namun jalan menuju sekolah cukup dalam mulai dari 50cm hingga satu meter, karena membahayakan para siswa, maka kami meliburkan sekolah selama banjir,” kata Yudo.
Menurut Yudo, jalan desa mulai dari jalan raya hingga pemukiman warga Desa Kampai setiap musim banjir termasuk desa yang terparah, jika dibandingkan dengan desa desa lain di Kecamatan KPR.
Sementara itu Kepala Desa Kampai Indra Gunawan dihubungi membenarkan desa yang dia pimpin sudah sepekan ini dilanda banjir.
“Banjir kali ini cukup parah, selain anak anak tidak bisa sekolah, warga juga terganggu aktivitasnya. Bahkan, kebun karet yang berada di sepanjang bantaran Sungai Ogan tidak bisa disadap. Begitu juga tanaman padi dan sayuran juga rusak parah, serta terancam gagal panen,”ungkap Indra.
Indra menceritakan, tahun ini ada empat desa yang cukup memprihatinkan karena kebanjiran antara lain Rantau Panjang, Kampai dan Desa Lubuk Kemiling. Dari tiga desa itu lanjut dia, semua sekolah diliburkan sudah sejak sepekan ini. Tak hanya itu, di Desa Kedaton juga sebagian pemukiman warga terendam air sedalam 30 hingga satu meter sehingga untuk beraktivitas sehari-hari warga terpaksa naik perahu.#rad