Anggota REI Wajib Bersertifikasi

27
Ketua DPD REI Sumsel Harriadi Bengawan (tengah) saat memberikan keterangan ke awak media, Rabu (16/3).
Ketua DPD REI Sumsel Harriadi Bengawan (tengah) saat memberikan keterangan ke awak media, Rabu (16/3).

Palembang, BP

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Sumatera Selatan (Sumsel ) menerapkan sistem sertifikasi bagi pengembang. Upaya ini dilakukan agar kualitas pengembang semakin baik. Untuk menjadi anggota REI, harus bersertifikasi.
Ketua DPD REI Sumsel Harriadi Bengawan mengatakan sertifikasi profesi ini untuk membantu developer mengembangkan usahanya. Tidak hanya pelatihan, namun juga trik bisnis maupun metode marketing yang diterapkan dalam bisnis properti.

Baca Juga:  Bagus Siap Bersaing Rebut Ketua REI

“Sertifikasi ini juga untuk menghindari adanya kejadian yang sudah ada, konsumen maupun pembeli harus benar-benar terlayani, tidak ada kasus maupun komplen masyarakat terhadap bisnis properti,” katanya, Rabu (16/3).

Dia mengatakan, materi yang diberikan seperti perancangan proyek, perpajakan maupun sistem bisnis marketing untuk properti. Pelatihan yang dilakukan selama tiga hari dimulai 28 Maret dan berlaku pelatihan ini untuk pengembang baru dan seluruh pengembang yang ada di REl Sumsel. Pengembangan diwajibkan ada sertifikasi dan berlaku secara nasional. “Cukup disayangkan jika tidak mengikuti ini, saat ini baru 36 developer yang mendaftar, target kami minimal 40 developer,” tukas dia.

Baca Juga:  Akibat Vandalisme, Medco E&P Lakukan Aktivitas Pembersihan Sesuai Standar K3L

Dia mengatakan, saat ini REI memiliki 192 anggota, 80 persen lebih bermain di sektor Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Saat ini anggota REI diwanti-wanti untuk dapat menjalankan fungsi bisnis sesuai dengan aturan dan kepercayaan konsumen.

“Terus terang kami sangat menekankan semua anggota untuk tetap konsisten melayani konsumen, kami harap tidak ada kejadian ataupun kasus yang membuat dunia usaha properti ini drop, walaupun bukan anggota kami yang berkasus, tetapi kami cukup was-was,” tukas dia.#ren

Komentar Anda
Loading...