Cuaca Ekstrem, Harga Bawang Terkerek

Tumpukan bawang merah disalah satu los pasar 16 Ilir, Palembang yang akan dijual ke pedagang kecil, Senin (7/6).
Palembang, BP
Setelah harga cabai merah yang hingga saat ini masih di level tertinggi, kini giliran bawang merah yang harganya melonjak. Di pasar tradisional, komoditas ini dibanderol Rp55.000 per kg, melesat dari bulan lalu Rp35.000 per kg.
Kepala Administrasi Umum PT Swarnadwipa Selaras Adiguna (SSA) Pasar Induk Jakabaring Bambang mengakui, harga bawang per Jumat (11/3) naik menjadi Rp46.000 per kg dibandingkan pekan lalu Rp42.000/kg.
“Dinihari tadi (kemarin-red) harga bawang melonjak cukup tinggi. Harganya memang sejak bulan lalu merangkak naik. Mungkin di pasar tradisional bisa lebih tinggi,” kata Bambang.
Dia mengatakan, pasokan bawang merah di Pasar Induk Jakabaring saat ini berkurang 50 persen atau satu ton per hari dari bulan lalu yang mencapai 2 ton per hari.
“Harganya naik ini diperkirakan karena pasokan berkurang. Produksi petani bawang diperkirakan belum maksimal karena faktor cuaca ekstrem belakangan. Selain itu, faktor distribusi juga terhambat karena hujan lebat sejak dua pekan lalu,” katanya.
Untuk pasokan bawang merah di Pasar Induk Jakabaring, dia mengatakan, hanya disuplai dari Pulau Jawa seperti Demak, Brebes dan sejumlah wilayah di Jawa Tengah. Sementara dari daerah tidak masuk Pasar Induk.
Dia juga mengatakan, selain bawah merah, cabai juga harganya masih tinggi. Harga di pasar Induk Jakabaring mencapai Rp40.000 per kg, sementara cabai rawit Rp37.000 per kg. “Cabai merah juga masih tinggi, ini diperkirakan masih karena cuaca. Utamanya cabai, ini rentan sekali membusuk,” katanya.
Pantauan di sejumlah pasar tradisional di Kota Palembang, harga cabai merah kriting capai Rp50.000 per kg. Pedagang sayur di pasar KM 5 Mirna (39) mengatakan, sejak sepekan terakhir harga cabai masih tinggi. Untuk pengiriman pun masih terbatas.
“Harga jual masih Rp50.000/kg. Memang harga cabai masih tinggi, karena petani katanya belum banyak yang panen,” katanya.
Atun (40), pedagang di pasar pagi Pahlawan, juga mengakui harga cabai masih tinggi. Kendati sempat turun sedikit, namun masih di kisaran tinggi. “Pernah turun sedikit, tapi naik lagi. Sempat jual Rp45.000/kg, tapi sekarang naik lagi Rp50.000/kg,” katanya.
Tidak hanya cabai merah, harga bawang merah tembus Rp55.000/kg. Harga ini melonjak signifikan dari dua pekan terakhir Rp35.000/kg. Sutrisno (34) pedagang sayur di Pasar KM 5 mengatakan, harga bawang terus merangkak naik, dan suplai makin sedikit. “Dari Rp35.000/kg, naik menjadi Rp40.000/kg pekan lalu, sekarang sudah Rp55.000 kita jual,” kata dia.
Dia mengatakan, harga ini harga tertinggi sejak awal tahun. Minat beli pun masih belum pulih normal. “Biasanya kalau pasar ramai, yang beli banyak, tapi sekarang kalau pun ramai yang beli sedikit,” katanya. Dirinya mengaku daya beli masyarakat menurun hingga 30 persen sejak awal tahun hingga sekarang. “Kalau biasanya beli bawang setengah kilogram, pembeli sekarang hanya beli 3 ons saja,” katanya.#ren