400 Polisi Jaga Ketat Jembatan Ampera
# Fenomena Gerhana Matahari Total
Palembang, BP
Menjamin keamanan bagi pengunjung saat menyaksikan fenomena Gerhana Matahari Total (GMT) 2016 di Jembatan Ampera Palembang pada 9 Maret mendatang, Polresta Palembang menerjunkan sebanyak 400 personil untuk melakukan penjagaan ketat.
“Kami menurunkan personil sesuai kebutuhan, kurang lebih sekitar 400 polisi yang sudah di sebar,” ujar Kapolresta Palembang Kombes Pol Tjahyono Prawoto, saat ditemui di sela-sela sertijab Wakapolda Sumsel, di Mapolda Sumsel, Senin (7/3).
Selain itu, menurut Tjahyono, saat momentum tersebut akan dilakukan penutupan arus lalu lintas di sejumlah jalan. Untuk itu dalam pengalihan arus, Polresta Palembang juga sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang.
“Kami sudah melakukan koordinasi dengan Dishub mengenai akan dialihkan kemana. Nantinya, di sana anggota juga disiapkan di titik-titik yang akan dialihkan,” kata Tjahyono.
Disinggung mengenai lamanya penutupan arus lalu lintas di Jembatan Ampera Palembang, Tjahyono mengaku, akan dilakukan sesuai keperluan. Dalam artian jika acara sudah selesai dan harus dibuka kembali maka akan dibuka.
“Jembatan Ampera akan dibuka sesuai keperluan jika sudah selesai akan dibuka. Tak usah lama-lama,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Djoko Prastowo menambahkan, Polda Sumsel juga tengah konsentrasi melakukan pengamanan momentum GMT 2016 di Kota Palembang untuk mengantisipasi para pengunjung agar tak menjadi korban aksi kejahatan.
“Terlebih saat ini turis-turis mulai berdatangan. Sehingga seluruh personil sudah kami sebar dan saya jamin saat acara berlangsung tetap aman tak ada gangguan aksi kejahatan,” tegas jenderal bintang dua ini. #rio