Gol Beto Buka Jalan SFC ke Semifinal

10

Gol Beto menghindari SFC dari kekalahan. Hasil imbang 1-1 membuat Laskar Wong Kito melaju ke babak semifinal Piala Gubernur Kaltim.

sfc copyTenggarong, BP

Sempat ketar-ketir, Sriwijaya FC (SFC) akhirnya memastikan tiket semifinal turnamen Piala Gubernur Kaltim usai bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah Mitra Kukar di Stadion Aji Imbut, Sabtu (5/3) malam WIB, dalam laga pamungkas Grup B. Tambahan satu angka ini membuat SFC mengumpulkan nilai empat. Raihan poin Laskar Wong Kito sama dengan PS TNI, namun Thierry Gathuessi dan kawan kawan unggul head to head, sehingga memastikan berlaga di semifinal.

Asisten Pelatih Hartono Ruslan, usai pertandingan, mengatakan, pemain sudah bekerja keras melawan Mitra Kukar. Pemain memberikan penampilan terbaiknya sejak menit awal. Di awal babak pertama, kedua tim masih berhati-hati keluar menyerang. Tapi di babak kedua, permainan jauh lebih terbuka. Baik SFC ataupun Mitra Kukar saling jual beli serangan.

“Pertandingan sangat menarik ditonton, kami bersyukur karena sudah lolos, ini kerja keras pemain dan suporter SFC,” ungkapnya.

Hartono menambahkan, melawan Mitra Kukar memang ada sedikit perubahan pada starting elevent.

Pelatih Benny Dollo menurunkan Anis Nabar. Bayu Gatra sengaja disimpan sebagai bentuk rotasi pemain.

Pada dua pertandingan sebelumnya Bayu turun sebagai pemain inti dan sudah bekerja keras. Oleh sebab itu, pelatih melakukan rotasi dengan memasukkan Yohanis Nabar.

Baca Juga:  Gaji Dibayar, Sriwijaya FC Fokus Lawan Barito

“Absennya Bayu Gatra murni karena rotasi dan strategi tim,” katanya.

Kapten SFC Asri Akbar menambahkan, pemain awalnya sedikit terbebani dengan target harus menang.

Pemain seakan memikul beban cukup berat, karena kemenangan menjadi harga mati.

“Kami sedikit terbebani karena harus lolos, apalagi melawan tuan rumah yang tampil tanpa beban,” ujarnya.

Tapi pemain berusaha keluar dari tekanan psikologis itu, hasilnya SFC bisa maju ke babak semifinal. Meskipun memang dalam partai ini berakhir imbang 1-1, tapi itu cukup buat mengantarkan SFC ke babak semifinal.

“Pemain tetap bersyukur meski imbang karena kami lolos ke babak semifinal,” tegasnya.

Sementara itu, Asisten Pelatih Fisik Mitra Kukar Irwansyah mengatakan, pemain dan jajaran pelatih mengucapkan terima kasih kepada pendukung Mitra Kukar.

“Walau kami belum berhasil menang. Ada peningkatan dari sisi penampilan, namun sekali lagi kami meminta maaf gagal lolos dari putaran grup,” ujarnya.

Diakuinya, gol Hendra Bayauw sangat berkelas. Pemain sempat di atas angin akan memenangkan partai ini.

“Pemain kami terbuai setelah mencetak gol pertama dan lengah,” katanya.

Hingga akhirnya, SFC bisa mencetak gol penyeimbang. Pertandingan pun berakhir imbang 1-0. Hasil ini kata dia, tidak begitu baik, tapi peningkatan permainan tetap terasa dalam partai ini.

Baca Juga:  Juara Piala Gubernur Ditantang Juara Piala Presiden

“Akan ada evaluasi terhadap pemain, legiun asing kami pun tidak sesuai harapan,” tandasnya.

Saling Serang

Mitra Kukar yang bermain tanpa beban, karena sudah dipastikan tersingkir menyusul hasil imbang antara Madura United FC dan PS TNI, mengambil inisiatif menyerang lebih dulu. Gempuran tuan rumah membuat barisan belakang SFC harus bekerja keras menghalau bola. Peluang diperoleh Mitra Kukar pada menit ketujuh, tapi tendangan Rizky Pellu usai menerima umpan Romario Alves masih melambung di atas mistar gawang.

SFC terpaksa harus melakukan pergantian pemain di menit ke-18, karena Supardi mendapatkan cedera. Posisi Supardi pun digantikan Wildansyah. Selepas itu, anak asuh Benny Dolo ini mulai mengimbangi permainan Mitra Kukar.

Permainan seimbang ini membuat laga berlangsung menarik. Peluang diperoleh SFC pada menit ke-21, namun tendangan keras Alberto Goncalves dari luar kotak penalti dapat ditepis kiper Shahar Ginanjar.

Mitra Kukar memberikan respons terhadap serangan SFC. Tuan rumah mendapatkan peluang di menit ke-36, sayangnya sundulan Romario menyambut umpan lambung dari sisi kanan serangan Mitra Kukar masih melambung. Skor imbang tanpa gol menutup babak pertama.

Pertarungan antara Mitra Kukar dan Laskar Wong Kito masih berlangsung ketat di babak kedua. Kendati demikian, SFC mampu memberikan tekanan hebat ke pertahanan Mitra Kukar di awal paruh kedua ini.

Baca Juga:  Tarik Anggota Pasukan Pra-PON

 

Pada menit ke-49, Yohannis Nabar melepaskan tendangan dari jarak 30 meter, namun Shahar dengan sigap menepis bola. Selang tujuh menit kemudian, Shahar kembali mementahkan peluang SFC melalui sundulan Fachrudin.

Keasyikan menyerang, pertahanan SFC menjadi lengah. Lewat serangan balik, Hendra Bayauw melakukan solo run, dan selanjutnya memperdayai Yu Hyun Koo sebelum menceploskan bola ke dalam gawang di menit ke-59.

Tertinggal satu gol, SFC makin meningkatkan tempo permainan. Upaya mereka untuk menyamakan kedudukan terwujud di menit ke-62. Beto yang lolos dari jebakan offside mampu menyelesaikan umpan panjang Yohannis Nabar untuk mengubah papan skor menjadi 1-1.

Dua menit menjelang laga berakhir, Mitra Kukar hampir saja memupuskan harapan SFC. Umpan Yanto Basna ke arah kotak penalti ditepis kiper Dian Agus Prasetyo, dan bola langsung disambar Rizky Pellu. Dian yang sudah mati langkah tidak mampu mencegah bola menuju gawangnya. Beruntung masih ada Achmad Jufriyanto yang bisa menghalau bola sebelum melewati garis gawang, sehingga laga ditutup dengan skor 1-1. #zal/fer

Komentar Anda
Loading...