Masyarakat Muaradua Kesulitan Mendapatkan Air Bersih
Muaradua, BPDian, salah satu ibu rumah tangga yang tinggal di Muaradua, mengaku, kondisi air aliran Sungai Selabung dan Saka makin bertambah parah semenjak musim hujan belakangan.
“Semenjak musim hujan dari hulu sungai ini airnya memang sudah keruh seperti ini. Makanya kami agak sulit untuk mendapatkan air bersih, untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Dian, Rabu (2/3).
Dikatakannya, sebagian besar warga masih mengandalkan air aliran Sungai Saka dan Sungai Selabung, untuk memenuhi kebutuhan mandi, mencuci, kakus, dan minum sehari-hari. Karena, PDAM Tirta Saka Selabung salah satu penyuplai air bersih untuk masyarakat Muaradua, sering tidak mengalir.
“Untuk kebutuhan minum terkadang meminta air dari sumur tetangga, karena PDAM sering mati. Kalau kita memaksakan mengambil air Saka Selabung, melihatnya saja sudah jorok, apalagi untuk diminum,” keluh Dian.
Menurut dia, kondisi air yang semakin kekeruhan karena bagian hulu sungai sudah banyak yang gundul karena dibuka untuk perkebunan sawit, bahkan pihaknya menduga kini aliran sudah mulai terkontaminasi zat berbahaya pupuk perkebunan.