Empat Sekolah Bentuk LSP

10

smk 1Palembang, BP

Badan Nasional Standar Pendidikan (BNSP) menunjuk sejumlah sekolah kejuruan di Kota Palembang untuk membentuk Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).

Keistimewaannya, sekolah tersebut bisa mengeluarkan sertifikat uji kompetensi berlambang Garuda. Sekolah dimaksud adalah SMKN 1, SMKN 3, SMKN 4, dan SMKN 5 Palembang.

“Rencana Maret ini kita akan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan BSNP di Jakarta,” terang Kepala SMKN 1 Palembang Zulkarnain, MPd.

Dia mengaku, sudah melakukan sejumlah persiapan untuk membentuk lembaga yang langsung dinaungi pemerintah pusat tersebut. Di antaranya tempat praktik, pengajuan usulan penguji atau asessor dan jalinan kerja sama dengan dunia industri.

Baca Juga:  Ketua TP PKK Kabupaten Muratara Hadiri  Rakorda YJI Sumsel

“Kondisi asessor untuk saat ini baru ada tiga orang, tapi akan kita usulkan empat orang lagi. Asessor ini yang akan mengeluarkan nilai hasil uji kompetensi,” ujarnya.

Selain itu, sekolah ini juga bakal menambah dua jurusan yakni Multimedia dan Akuntansi Perbankan. Penambahan program studi tersebut dilakukan untuk memenuhi syarat lembaga sertifikat dengan minimal lima jurusan.

Baca Juga:  Ribuan Warga Palembang Rayakan Tabligh Akbar dan 100 Hari Kepemimpinan RDPS, Ini Sultan Palembang Sampaikan Ini...

“Sementara ini kita baru ada tiga jurusan yakni Akuntansi, Administrasi Perkantoran dan Pemasaran,” sebutnya.

Khusus kelas pemasaran, sambung Zulkarnain, sudah bekerjasama dengan Alfamart sehingga kurikulum yang dibuat sesuai dengan standar operasional prosuder (SOP) dari minimarket berbasis franchise.

Terpisah, Kepala SMKN 5 Palembang Zulfikri mengaku, sedang membentuk pengurus Lembaga Sertifikasi Profesi di sekolah. Pengurus dari lembaga ini dipilih dari guru produktif yang masih memiliki kreatif dalam peningkatan komptensi siswa.

Baca Juga:  Donasi UBD untuk Korban Semeru Dibuatkan Musala dan Pesantren

“Alhamdulillah, sekolah kita juga ditunjuk BNSP untuk membentuk Lembaga Sertifikasi Profesi. Para asessor sekolah akan mendapatkan lisensi dari BNSP,” katanya.

Dia menargetkan, pendirian lembaga tersebut bisa selesai pada tahun ajaran baru nanti. Dengan begitu, sekolah lain bisa uji kompetensi di lembaga tersebut.

“Sertifikat profesi yang dikeluarkan sekolah berlaku selama tiga tahun, selanjutnya bisa di-update lagi,” pungkasnya.#adk

Komentar Anda
Loading...