Banteng Indonesia Resmi Terbentuk di Sumsel

12

DSCN3989 (1)Palembang, BP

Setelah beberapa tahun terbentuk di Jakarta, Barisan Penegak Trisakti Bela Bangsa (Banteng Indonesia) dengan ketua umumnya, I Ketut Guna Arta, kini membentuk kepengurusan di Provinsi Sumatera Selatan.

Pendeklarasian dan pelantikan Dewan pimpinan Daerah (DPD) Barisan Penegak Trisakti Bela Bangsa (Banteng Indonesia) Provinsi Sumsel  yang diketuai Asrul Indrawan, dilakukan di hotel Swarnadwipa Palembang, Rabu (24/2).

Ketua Umum Barisan Penegak Trisaksti Bela Negara (Banteng Indonesia) I Ketut Guna Arta menyerukan kepada kadernya harus progresif membantu pemerintah dan rakyat

“Kader kami harus progresif membantu pemerintah. Jangan menunggu. Banteng Indonesia jangan lahir hanya papan nama. Organisasi ini harus bermanfaat untuk masyarakat. Misalnya kebakaran hutan kemarin yang menyedot perhatian luar. Tugas kita ikut berupaya bagaimana jangan sampai kembali terbakar,” katanya.

I Ketut Guna Arta memberikan aplaus kepada kepengurusan DPD Banteng Indonesia Provinsi Sumsel yang bisa cepat melakukan persiapanpelantikan.

“Padahal saya baru kenal dengan calon ketua yang bakal dilantik hitungan per Januari ini sudah bisa mempersiapkan dengan baik,” ujarnya.

Baca Juga:  Melerai Rekan Cekcok, Okta  Dianiaya 

Dikatakannya, dari pengantar deklarasi sudah disebutkan apa yang disebut Banteng Indonesia.

“Kami terlalu lama ber-KNPI. Muncul aturan pemuda usia 16-30 tahun. Lantas kami di atas 30 tahun mau kemana? Kami harus menyikapinya secara bijak. Lahirlah Banteng Indonesia berwatak Marhaenis, Humanis, Progresif. Kami tidak ada sponsor. Bekal kami hanya idealisme. Pemikiran Bung Karno yang harus kami perjuangkan. Kami ke Beijing, China pakai kaos Bung Karno. Mereka kenal semua. Bung Karno milik dunia, bukan hanya milik PDIP. Tugas kita mewujudkan rakyat yang sejahtera. Orang Marhaen tidak harus miskin, di emperan, kaki lima. Tapi peduli bagaimana membantu tugas negara mengentaskan kemiskinan. Alhamdulillah kita sekarang memiliki Presiden seperti itu. Kita negara terbuka. Bukan seperti Korea. Hampir semua negara memiliki kepentingan dengan Indonesia. Kita punya sumber daya alam dan sumber daya manusia,” katanya

Baca Juga:  26 Kasus Narkotika 36 Tersangka di Ungkap Polda Sumsel Minggu IV Desember

Menurutnya, ke depan pihaknya melakukan konsolidasi nasional sampai seluruh provinsi.

“Tahun ini kami canangkan 12 provinsi. Tahun depan 12 provinsi. 2018 sudah ada semua di Indonesia,” katanya.

Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan bantuan kendaraan operasional dari Dewan Penasehat Sakim Nanda Budi Setiawan kepada DPD Banteng Indonesia Sumsel.

Ketua Panpel Deklarasi dan Pelantikan Banteng Indonesia Provinsi Sumsel, Aria Laksana didampingi Sekretaris A Sazali mengatakan kemandirian bangsa adalah syarat mutlak bagi bangsa Indonesia agar dapat dihargai di mata dunia.

The Founding Father, Ir Soekarno, dengan mencanangkan Trisakti, yang menuntut generasi penerus bangsa Indonesia untuk tidak hentinya berjuang mewujudkan kedaulatan politik bangsa Indonesia di kancah dunia, berdikari dalam bidang ekonomi serta Indonesia yang berkepribadian secara kebudayaan.

Trisakti Bung Karno mustahil terwujud dengan sendirinya. Oleh sebab itu Banindo menganggap sudah menjadi kewajiban generasi sekarang untuk mewujudkan cita-cita Trisakti Bung Karno.

Baca Juga:  Penanggung Jawab Crane Bisa Dipidana

“Untuk itu diperlukan suatu pergerakan progresif yang dilakukan secara simultan tanpa henti demi mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia. Dengan adanya Gerakan Nasional Revolusi Mental yang dimuarakan pada terwujudnya Trisakti Bung Karno, maka Barisan Penegak Trisakti Bela Bangsa (Banteng Indonesia) siap mendeklarasikan diri di Provinsi Sumsel dengan nilai utama perjuangan yakni Marhaenis, Humanis, progresif,” kata Aria Laksana.

Dijelaskannya, Sumsel sebagai dari skenario besar konsolidasi organisasi dalam rangka mendukung pencanangan gerakan nasional revolusi mental yang dimuarakan pada terwujudnya Trisakti Bung Karno, maka Barisan Penegak Trisakti Bela Negara (Banindo) siap mendeklarasikan diri di Provinsi Sumsel.

“Banindo Sumsel akan tetap konsisten dalam memposisikan sebagai Ormas dalam mendorong akselerasi pembangunan di Indonesia. Setiap langkah Ormas Banindo Sumsel ke depannya harus menjadi lebih baik dalam menyusun perencanaan program dalam menangkap peluang dengan acuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga,” jelas Aria.#osk

Komentar Anda
Loading...