2016, Pembangunan Jembatan Layang Lematang Indah Dimulai
Palembang, BP
Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Selatan Herpanto memastikan tahun ini Kota Pagaralam akan membangun jembatan layang bernama Lematang Indah.
“Itu dari APBN tahun 2016, dananya sampai 450 miliar lebih dan mulai dikerjakan tahun ini,” katanya, Selasa (23/2).
Namun politisi partai Golkar ini mengaku belum mengetahui progres pembangunan Jembatan Layang Lematang Indah tersebut karena langsung dikerjakan oleh pihak Balai Jalan dan Jembatan.
“Jembatan itu dibangun berdasarkan usulan masyarakat dan pemerintah setempat yang merasa sering terjadi longsor di jalan lama sehingga membutuhkan jalan alternatif dan direspon oleh pemerintah pusat dengan dibangun jembatan itu,” katanya.
Dan Jembatan Layang Lematang Indah tersebut menurutnya memotong jalan lebih banyak antara Pagaralam-Lahat.
“Motong jalan dan panjang jembatan kurang lebih 15 kilometer,” katanya.
Sebelumnya pembangunan Jembatan Layang Lematang Indah menelan dana sebesar Rp450 miliar dari dana Kementerian PU.
“Kita menargetkan pembangunan jembatan penghubung Lematang akan rampung 2017 dengan anggaran sekitar Rp 45 miliar, ” ungkap Walikota Pagaralam dr hj Ida Fitriati Mkes pekan lalu.
“Insya Allah tahun depan pembangunan jembatan ini sudah mulai dilaksanakan,” lanjut Ida didampingi Kepala Dinas PU Kota Pagaralam Ir H Haryadi Razak, MM.
Diakuinya, untuk membangun jembatan Lematang ini tentunya harus melalui tahapan seperti perencanaan, studi kelayakan, DED dan termasuk pembebasan lahan.“Pembangunan jembatan ini didukung kementerian PU dengan anggaran dalam APBN,” beber Ida seraya mengatakan untuk jembatan Indikat masih dalam proses.
Sementara Kepala Dinas PU Kota Pagaralam, Ir H Haryadi Razak, MM menambahkan, pembangunan jembatan ini selain memperpendek jarak tempuh, juga untuk menarik minat pengunjung agar dapat mengetahui lebih jauh lagi kondisi alam Pagaralam.
“Kondisi jalan lintas Pagaralam-Lahat sejauh ini dalam kondisi baik, tapi ada beberapa titik jalan dinilai cukup ekstrim dengan tepian jalan banyak terdapat jurang cukup dalam. Seperti dikawasan Liku Endikat dan kawasan objek wisata Lematang Indah,” ujarnya.
Bila pembangunan jembatan layang tereralisasi, kata dia, maka kondisi jalan berliku akan terpotong dan jarak tempuh akan lebih pendek. “Kita berharap agar program ini dapat terwujud dengan baik demi kepentingan bersama untuk kemajuan pariwisata Pagaralam,” ujarnya.osk