MUI Imbau Warga Lakukan Shalat Khusuk Gerhana

11

shalat_gerhana_1-620x330Palembang, BP
Fenomena Gerhana Matahari Total (GMT) akan melintas di Indonesia pada 9 Maret 2016. Kota Palembang jadi salah satu kota yang dilintasi oleh fenomena langka ini. Dalam menghadapi fenomena ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Palembang mengimbau agar masyarakat dapat melakukan shalat sunat saat fenomena ini terjadi.

“Kalau secara agama Islam, kita sebagai umat-Nya disunatkan untuk melakukan shalat khusuk gerhana matahari,” ungkap Ketua MUI Palembang Saim Marhadan kepada BeritaPagi, Kamis (18/2).

Baca Juga:  Di Belitung, Menpar Bicara Destinasi Waktu

Menurutnya, shalat khusuk tersebut bisa dilakukan secara berjamaah maupun secara sendiri-sendiri. Setelah shalat bisa dilanjutkan dengan khutbah.

“Silakan masyarakat melakukan shalat, terserah mau berjamaah ataupun sendirian. Tidak ada amalan khusus, seperti shalat biasa,” ucap Saim.

Tujuan shalat, tambahnya, agar seluruh umat Islam dijauhkan dari segala marabahaya dan hal yang tidak baik. Sekaligus juga sebagai doa rasa syukur kepada Allah SWT yang masih memberikan kesempatan untuk memperlihatkan salah satu fenomena yang merupakan kuasa-Nya.

Baca Juga:  Potensi Hujan Kecil, Palembang Primadona Saksikan GMT

“Kalau dulu kan gerhana ini identik dengan mitos bahwa akan terjadi hal yang negatif. Tapi itu hanya mitos saja, kita harus percaya bahwa semua yang terjadi itu merupakan kehendak dari Sang Pencipta,” katanya.

Untuk pelaksanaan shalat khusuk GMT, pihaknya akan mengoordinir jamaah yang ingin ikut shalat dan mendengarkan khutbah.

“Nanti akan kita koordinir siapa saja yang ingin ikut, tapi tempatnya masih belum tahu di mana. Mungkin kita akan koordinasi dulu dengan Pemko,” tukasnya. #dil

Komentar Anda
Loading...