GMT, Momen Genjot Wisatawan ke Palembang

18

kemaro_1428800865-Erwin_Kurniawan0-1754Palembang, BP
Kota Palembang menjadi salah satu kota yang akan dilintasi oleh fenomena Gerhana Matahari Total (GMT). Fenomena langka ini dapat disaksikan pada 9 Maret 2016 dari Sumatera Selatan, Provinsi Bengkulu, Jambi, Bangka, Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara.

Pemerintah Kota Palembang tidak mau menyia-nyiakan fenomena yang terjadi ratusan tahun sekali ini dengan menyiapkan rangkaian kegiatan untuk menarik minat para wisatawan baik asing maupun wisatawan lokal.

Baca Juga:  Perlunya Prinsip‐Prinsip yang Disepakati  di Penyusunan Norma Pengembangan Kebijakan Digital di Era Metaverse

“Ini momen yang sangat bagus untuk meningkatkan jumlah wisatawan di Palembang, nanti kita akan menyaksikan GMT secara bersama-sama di sepanjang jembatan Ampera,” ungkap Walikota Palembang Harnojoyo kepada BeritaPagi, Kamis (18/2).

Menurutnya, jembatan yang membentang di atas Sungai Musi tersebut akan ditutup selama beberapa jam karena akan digelar sejumlah festival.

“Khusus di Jembatan Ampera akan dibuatkan panggung,” katanya.

Baca Juga:  GMT Tak Ganggu Penerbangan

Ia menambahkan, saat ini pihak terkait seperti Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumsel tengah melakukan simulasi untuk memastikan lokasi yang tepat untuk pengamatan dan obyek penelitian.

“Ada beberapa lokasi lain untuk dapat menyaksikan GMT, antara lain dari Hotel Aryaduta serta menara di arena ski air Jakabaring, dan menara Pulau Kemaro,” imbuhnya.

Baca Juga:  Sidang Kasus Korupsi Pembangunan Pagar Makam, Saksi Akui Ada Mark Up

Dirinya juga mengimbau kepada masyarakat agar dapat menyambut baik fenomena GMT yang sangat jarang terjadi, serta pihak terkait seperti pelaku usaha UMKM dapat memanfaatkan peluang untuk mempromosikan sovenir khas Palembang.

“Mari kita manfaatkan momen langka ini dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya. #dil

Komentar Anda
Loading...