Menunggu Taji Si Raja Futsal
Mengenal Skuad Gubernur Sumsel Cup
KEJUARAAN futsal bergengsi Gubernur Sumsel Cup 2016, yang diprakasai BeritaPagi Groups, sangat ditunggu para peserta futsal dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Selatan (Sumsel).
Salah satu tim yang patut disimak aksinya adalah penampilan wakil dari Kota Lubuklinggau. Ya, Lubuklinggau mengirimkan satu wakilnya mewakili perusahaan PT Gajah Tunggal (GT Radial) Lubuklinggau. Pada turnamen ini, mereka mengandalkan klub binaan bernama Kings Futsal atau Raja Futsal.
Di Palembang, nama Kings Futsal tentu masih terasa asing. Tidak banyak yang tahu soal klub futsal yang berdiri sejak tahun 2009 itu. Tapi, jangan tanya di Lubuklinggau. Mereka adalah rajanya futsal, sesuai nama klubnya.
Semua event futsal tingkat daerah di Lubuklinggau mereka sapu bersih. Mereka klub yang ditakuti dan hampir tidak punya lawan se-Lubuklinggau. Hebat.
“Sudah tidak ada tantangan lagi kalau di Lubuklinggau dan itu tidak baik untuk perkembangan tim. Di Lubuklinggau kami tidak punya lawan dan kami selalu jadi juara kejuaraan futsal di Lubuklinggau,” ucap Manajer Futsal PT Gajah Tunggal (GT Radial) Ismail Gani kepada BeritaPagi, Jumat (19/2).
“Tidak bermaksud sombong, kami tidak terkalahkan di Lubuklinggau. Terakhir kami juara kedua di kejuaraan open tingkat Sumbagsel di Curup,” tambahnya.
Berbekal fakta itu, Kings Futsal coba mengukur kekuatan di level yang lebih tinggi. Kejuaraan Gubernur Cup Sumsel mereka pilih karena ini event bergengsi tingkat regional provinsi. Event ini sekaligus menjadi event pertama yang mereka ikuti di Kota Palembang.
“Benar ini event pertama tingkat provinsi yang kami ikuti dan menjadi tantangan sulit bagi kami untuk berprestasi. Kalau target jelas menjadi juara,” jelasnya.
Berbicara soal Kings Futsal sendiri adalah klub futsal yang berdiri sejak 2009. Sejak awal berdiri klub ini dibiayai oleh manajemen Kings Futsal sendiri. Namun sejak tahun 2016 Kings Futsal menjadi binaan dari PT Gajah Tunggal (GT Radial).
“Semua pendanaan dan pembinaan sekarang kami yang tanggung. Mayoritas pemain kami adalah pelajar SMA dan universitas usia 17-21 tahun. Menghadapi Gubernur Sumsel Cup kami melakukan latihan rutin setiap Minggu,” jelas Ismail Gani.
“Kami memiliki pelatih sendiri bernama Debby Haryanto. Dia pelatih asal Surabaya namun menetap di Lubuklinggau. Dia mantan pemain Liga Futsal Profesional, Buldoser,” bebernya.
Lantas siapa pesaing terberat. Ismail menyebut Musi Banyuasin (Muba) dan Palembang, sebagai rival terberat. Ukurannya adalah ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Lubuklinggau. Saat itu, Palembang menjadi juara pertama dan Muba juara kedua. Sementara Lubuklinggau menempati posisi ketiga.
“Tapi di level klub Muba masih menjadi pesaing terberat. Di Porprov kemarin, ada tiga pemain Kings Futsal yang membela tim Porprov Lubuklinggau dan ikut membantu meraih medali perunggu. Event ini juga menjadi ajang persiapan kami di Liga Nusantara dan Porprov di Muaraenim nanti,” tutupnya.
Ofer