Paceklik, Pasar Saka Selabung Sepi Pengunjung
Muaradua, BPMusim paceklik yang melanda petani Bumi Serasan Seandan sangat dirasakan oleh masyarakat OKUS, khususnya para pedagang. Hal ini dibuktikan aktivitas jual beli pedagang di Pasar Saka Selabung sepi dari pengunjung.
Ali, salah satu pedagan kelontong di pasar tersebut, mengatakan, sepinya pengunjung sejak awal bulan Oktober tahun lalu. Hal ini disebabkan pengunjung dari desa sudah jarang berbelanja.
“Semenjak sudah panen tu, petani dari dusun-dusun jarang nian turun ke Muaradua,” kata dia, Kamis (18/2).
Menurut dia, masyarakat yang mayoritas petani dan mengandalkan ekonomi dari hasil pertanian, seperti kopi dan padi, kesulitan ekonomi disebabkan belum memasuki musim panen. Akibatnya, pendapatan berkurang sementara kebutuhan terus ada.”Bisonyo kalau habis panen, kito jugo melok panen, tapi stok panen mereka mungkin sudah habis, jadi imbasnyo jualan dan pengunjung pasar ini jadi sepi,” ujar dia.
Ia menjelaskan, suasana pasar akan kembali normal bisanya terjadi di bulan Juni-Agustus. Karena di bulan tersebut petani sedang panen raya.
“Sekitar empat bulan lagilah, pasar mulai ramai dan omset kita tentu bertambah,” jelas dia. #bob