Lampu Jalan Dicabut Selama Pembangunan LRT

33

LPJU_W2-1024x700Palembang, BP

Dinas Penerangan Jalan, Pertamanan, Pemakaman (DPJPP) Kota Palembang terus melakukan pendataan untuk jumlah lampu yang berada di lima zona pembangunan light rail transit (LRT) di Kota Palembang. Rencananya, lampu jalan yang masuk di zona pembangunan tersebut akan dicabut selama proses pembangunan berlangsung.

“Kita perkirakan ada sekitar 500 lebih lampu jalan yang masuk di zona pembangunan LRT dan harus dicabut. Tapi, ini masih kami hitung lagi untuk memastikan dan dibuat berita acaranya,” kata Sekretaris DPJPP Palembang Novran Fadillah, Selasa (16/2).

Menurutnya, tiang lampu-lampu jalan yang dicabut ini kemungkinan akan dipindahkan ke jalan baru seperti Jalan Noerdin Panji dan jalan-jalan lain yang belum memiliki lampu jalan. Hal ini sesuai dengan rencana DPJPP yang akan memasang lampu jalan di 800 titik jalan tahun ini.

Baca Juga:  Di IPU ke-144, Puan Tekankan Pentingnya Diplomasi Parlemen Untuk Jembatani Perbedaan Antar-Negara

“Di Jalan Noerdin Panji kan belum ada lampu jalan, mungkin akan kita pasang di kawasan tersebut agar lampu yang dicabut termanfaatkan,” ujarnya.

Sementara, Kepala Bidang Penerangan Jalan Umum (PJU) DPJPP Kota Palembang M Arbain menambahkan, pemasangan lampu jalan baru akan tersebar di 16 kecamatan. Menyusul sudah banyaknya pengajuan dari masyarakat. “Kita akan lihat dulu titik mana yang memang mendesak perlu penerangan,” kata Arbain.

Baca Juga:  MSI Desak ISSI Masukkan Olahraga Sepeda Wisata

Ke depan, pihak DPJPP akan menganggarkan dana sekitar Rp17 miliar untuk pemasangan lampu jalan di Kota Palembang. Selain itu, sambung Arbain, pihaknya juga akan mengganti beberapa lampu jalan dengan lampu LED. Salah satu kawasan yang akan dipasang lampu jalan adalah di Jalan Noerdin Panji, yang merupakan jalan alternatif menuju Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II.

“Untuk pemasangan lampu jalan di jalan tersebut baru dianggarkan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun ini,” bebernya. Dia mengatakan, jalan yang menghubungkan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II – Kenten tersebut dipasang sekitar 170 lampu jalan. Selain itu, untuk menghemat energi, DPJPP juga akan memasang lampu LED. Pasalnya, lampu ini menghemat energi.

Baca Juga:  Pangdam II Sriwijaya Hadiri Pelepasan Kontingen Sumsel Ke Peparnas Papua

“Memang lampu LED lebih mahal, tapi secara kualitas ditambah lagi dapat menghemat tagihan listrik hingga 50 persen, ini yang membuat kami memakai lampu LED,” tuturnya.

Sementara, untuk tagihan listrik setiap bulannya, lanjut Arbain, DPJPP Kota Palembang harus mengeluarkan dana sebesar Rp6 miliar setiap bulan. “Ke depan kita akan melakukan upaya penghematan anggaran,” pungkasnya. #dil

Komentar Anda
Loading...